Survei: Wanita Arab Saudi Banyak Terjun di Dunia Wirausaha

Ahad , 16 May 2021, 19:25 WIB Reporter :Dea Alvi Soraya/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Arab Saudi membuka partisipasi wanita di sektor publik. Ilustrasi Wanita Arab Saudi
Arab Saudi membuka partisipasi wanita di sektor publik. Ilustrasi Wanita Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, RIYADH—Arab Saudi memiliki persentase wanita tertinggi ketiga yang memegang peran kewirausahaan, menurut laporan oleh Global Entrepreneurship Monitor (GEM) yang berbasis di London. GEM merupakan lembaga yang meliputi 43 negara. 

 

Terkait

Survei itu menunjukkan bahwa sebanyak 17,7 persen wanita Arab Saudi terlibat dalam aktivitas kewirausahaan, lebih banyak dibandingkan dengan pria Arab Saudi yang hanya 17 persen.

Baca Juga

Sedangkan sebagian besar negara maju yang termasuk dalam laporan memiliki tingkat kewirausahaan perempuan yang lebih rendah daripada Arab Saudi, dengan mayoritas memiliki antara 50 hingga 100 persen lebih banyak pengusaha laki-laki. 

Sementara itu, negara berkembang memiliki tingkat kewirausahaan perempuan yang lebih tinggi, termasuk Angola, yang menduduki puncak daftar dengan 51,1 persen. Panama di urutan kedua dengan 29,1 persen dan Arab Saudi di urutan ketiga.

Secara keseluruhan, tingkat pekerjaan perempuan telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir, setelah Visi 2030 Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang diterapkan pada 2016, membawa perubahan besar pada hak-hak perempuan di Kerajaan, untuk mencapai tujuan menciptakan satu juta pekerjaan bagi perempuan pada 2030.

Pada 2020, partisipasi angkatan kerja untuk wanita Saudi naik dari 25,9 persen pada kuartal pertama menjadi 31,4 persen pada kuartal kedua. Dalam empat tahun terakhir, pengangguran perempuan turun 13,9 persen. Sejak 14 September 2020, perempuan tidak dapat didiskriminasi menurut jenis kelamin mereka dalam hal gaji sektor swasta.

Lingkungan bisnis Kerajaan yang lebih luas ternyata menguntungkan dalam survei GEM. Lebih dari 80 persen orang dewasa mengatakan bahwa mereka merasakan peluang bagus untuk memulai bisnis.

Namun, pola pikir kewirausahaan dan lingkungan bisnis yang baik tidak selalu diterjemahkan ke dalam mengambil tindakan, karena lebih dari separuh orang Saudi yang disurvei mengatakan bahwa mereka melihat peluang yang baik tetapi tidak akan memulai bisnis karena takut akan gagal.

Laporan GEM dibuat setelah dua survei dilakukan untuk masing-masing negara. Satu survei menampilkan wawancara dengan sampel acak dari setidaknya 2.000 orang dewasa berusia antara 18 dan 64 tahun, dan survei kedua berfokus pada wirausahawan dan pemimpin bisnis.

Sumber: alarabiya

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini