Selasa 01 Jun 2021 09:22 WIB

Kemenag Berencana Revitalisasi Unit Percetakan Alquran

Revitalisasi UPQ untuk memenuhi kebutuhan mushaf Alquran bagi umat muslim

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Esthi Maharani
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Foto: Prayogi/Republika.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) berencana akan merevitalisasi Unit Percetakan Alquran (UPQ) untuk memenuhi kebutuhan mushaf Alquran bagi umat  muslim di Indonesia. Hal ini disampaikan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI, di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta.

“Revitalisasi Unit Percetakan Alquran merupakan program prioritas yang harus segera direalisasikan, mengingat kebutuhan Mushaf Alquran di Indonesia yang relatif tinggi sedangkan kapasitas produksi UPQ dalam satu tahunnya hanya mampu mencetak 300.000 eksemplar,” kata Menag Yaqut Cholil, dikutip di laman resmi Kemenag, Selasa (1/6).

Berdasarkan data Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) Kementerian Agama, Menag menyebut saat ini ada 288 penerbit mushaf di Indonesia. Meski demikian, hanya 5persen dari jumlah tersebut yang memiliki mesin percetakan.

Para penerbit ini berharap Pemerintah melalui UPQ dapat memfasilitasi layanan jasa percetakan mushaf Alquran melalui PNBP berdasarkan PP 59 Tahun 2018 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak.

“Dengan demikian, UPQ diharapkan dapat menjadi Pusat Pengembangan Peradaban Islam Indonesia yang menerbitkan mushaf Alquran dan buku-buku ke-Islam-an, sebagai pusat edukasi, literasi, dan juga menjadi salah satu destinasi wisata religi di Indonesia,” ujar Menag.

Lebih lanjut, Menag juga mengharapkan agar UPQ dapat disejajarkan dengan percetakan Mushaf Alquran berkelas dunia, yang memiliki daya tarik dengan standar berkualitas internasional, dari bangunan, mesin sampai bahan baku.  

Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi