Layanan Aplikasi Tawakalnya Bagi Jamaah Haji Diperbarui

Jumat , 25 Jun 2021, 09:42 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Aplikasi Tawakkalna, yang berafiliasi dengan Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA), telah mengumumkan peluncuran versi baru yang mencakup layanan khusus.
Aplikasi Tawakkalna, yang berafiliasi dengan Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA), telah mengumumkan peluncuran versi baru yang mencakup layanan khusus.

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Aplikasi Tawakkalna, yang berafiliasi dengan Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA), telah mengumumkan peluncuran versi baru yang mencakup layanan khusus. Layanan tersebut termasuk tiket transportasi antara tempat suci di Makkah, panggilan darurat dan memperbarui nomor telepon.

 

Terkait

Hal ini selain memungkinkan fasilitas akomodasi bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata, mengelola karantina kelembagaan.

Sedangkan untuk mendukung upaya pemerintah Kerajaan Arab Saudi dalam melayani jamaah haji, Tawakkalna bekerjasama dengan Kementerian Haji dan Umrah akan memungkinkan penerima manfaat untuk membeli tiket transportasi ke tempat suci.

Seperti dilansir Saudigazette, layanan Tawakalna juga akan memungkinkan pendamping haji dan umrah untuk menerima atau menolak permintaan untuk menjadi pendamping selama haji dan umrah. Layanan diharapan bisa datang untuk meningkatkan kredibilitas. Ini karena juga akan memungkinkan penerbit izin haji untuk mengelola layanan penerima manfaat dengan kebutuhan khusus.

Adapun layanan darurat, aplikasi tawakalna akan memungkinkan penerima untuk mengirim panggilan darurat ke pihak tim kesehatan Saudi Red Crescent Authority (SRCA). Layanan ini akan memungkinkan tim SRCA untuk tiba dalam waktu singkat ke lokasi kejadian.

Layanan baru aplikasi ini termasuk memperbarui nomor telepon. Layanan ini memungkinkan warga negara, penduduk, warga negara GCC dan pengunjung untuk memperbarui nomor telepon sebelum masuk dan melalui mengklik ikon "bantuan" di halaman masuk.

Tawakkalna juga terus mendukung upaya pemerintah menghadapi pandemi COVID-19. Dalam hal ini, memungkinkan fasilitas akomodasi untuk memberi rekomendasi agar mengeluarkan izin berkumpul institusional untuk semua pengunjung non-Saudi dan individu yang tidak divaksinasi yang datang ke Kerajaan Arab Saudi, agar harus dikarantina.

Layanan ini memungkinkan fasilitas akomodasi untuk mengelola pertemuan institusional dan mengidentifikasi kondisi kesehatan individu yang disertakan. Untuk memanfaatkan layanan Tawakkalna, SDAIA menghimbau semua untuk mengupdate aplikasi ke versi terbaru. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

 

 

BERITA TERKAIT