Positif Covid-19, Ketua MUI Kota Tangerang Meninggal Dunia

Jumat , 09 Jul 2021, 14:42 WIB Reporter :Eva Rianti/ Redaktur : Esthi Maharani
Foto udara yang diambil dengan drone menunjukkan pekerja yang mengenakan APD membawa peti mati orang yang meninggal dengan COVID-19
Foto udara yang diambil dengan drone menunjukkan pekerja yang mengenakan APD membawa peti mati orang yang meninggal dengan COVID-19

IHRAM.CO.ID, TANGERANG – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang KH Ghozali Barmawi meninggal dunia pada Jumat (9/7) siang. Ghozali tutup usia saat menjalani perawatan di RS Bhakti Asih, Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

 

Terkait

“Betul, meninggal dunia. Sekitar pukul 12.00 WIB,” kata Dewan Pertimbangan MUI Kota Tangerang Baijuri Khotib saat dihubungi Republika, Jumat (9/7).

Baijuri menuturkan, berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, Ghozali dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dan dirawat di ruang perawatan intensif (ICU). Namun, dia menyebut, Ghozali memang memiliki penyakit komorbid, diantaranya sakit lambung.

“Kalau penyakit, terakhir penyakitnya sudah serius, punya sakit lambung. Dalam kondisi kemarin agak mencekat ya (kondisi pandemi Covid-19), kemudian beliau agak meriang, akhirnya penyakit lamanya juga timbul,” terangnya.

Baijuri menyebut, kondisi Ghozali sempat membaik usai dirawat selama lima hari di ICU. Bahkan sempat mendapatkan donor plasma darah sebanyak satu kantong berisi 200 cc. Namun, keluarga Ghozali menyampaikan Jumat (9/7) pagi kondisinya kembali menurun.

Hingga akhirnya pada Jumat siang tersiar kabar berpulangnya almarhum. Pada saat meninggal dunia, Baijuri mengatakan Ghozali masih dalam kondisi positif Covid-19. “Iya (pada saat meninggal masih positif) karena belum swab ulang,” ujarnya.

Almarhum rencananya akan dimakamkan di TPU Selapajang, tempat pemakaman umum yang menjadi sentra pemakaman jenazah Covid-19 di Kota Tangerang. "Dimakamkan di TPU Selapajang," lanjutnya.  

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menyampaikan kabar dukanya. Dia mendoakan almarhum agar meninggal dunia dalam kondisi baik atau khusnul khotimah.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Telah meninggal dunia orang tua kita, guru kita KH Ghozali Barmawi yang baru beberapa hari lalu masih bertemu dan saya berikan semangat. Terima kasih kiyai telah membimbing kami di Kota Tangerang semoga diterima amal ibadah dan diampuni segala khilaf. Alfatihah,” tulis Arief dalam akun instagramnya, @ariefwismansyah, Jumat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini