Jumat 23 Jul 2021 16:12 WIB

Turki Bagikan Daging Kurban ke Keluarga Muslim di Somalia

Daging kurban itu menjangkau lebih dari 80 ribu keluarga di Somalia.

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Esthi Maharani
Hasil potongan daging-daging kurban
Foto: Dompet Dhuafa
Hasil potongan daging-daging kurban

IHRAM.CO.ID, MOGADISHU -- Kelompok bantuan Masyarakat Bulan Sabit Merah Turki membagikan daging kurban kepada orang-orang yang membutuhkan di Somalia pada Kamis (22/7) dalam rangka perayaan Idul Adha. Bantuan dari kelompok tersebut menjangkau lebih dari 80 ribu keluarga di Somalia.

Daging kurban tersebut dibagikan di setidaknya 30 area. Lokasi distribusi mencakup di antaranya ibukota Mogadishu dan Hargeisa, kota terbesar kedua dan ibu kota yang dideklarasikan sendiri dari wilayah Somaliland yang memisahkan diri.

Pembagian daging dilakukan di kamp pengungsi internal, panti asuhan, rumah sakit, dan pusat disabilitas. Ketua delegasi Bulan Sabit Merah Somalia, Orhan Kokcu, mengatakan pihaknya menyembelih 850 ekor sapi di Mogadishu, 650 di Beletweyne, 650 di Kismayo, 4.550 kambing di Galkacyo, 4.550 kambing di Bosaso, dan 650 ekor di Hergeisa.

"Penting untuk mendistribusikan bantuan kepada keluarga yang membutuhkan karena ini adalah hari raya Idul Adha dan orang-orang Turki ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara mereka di Somalia," kata Kokcu, dilansir di Anadolu Agency, Jumat (23/7).

Dia mengatakan, mereka yang berbelas kasih merasa senang karena mereka dapat menjangkau keluarga yang membutuhkan dan membuat mereka tersenyum.

"Menghadapi kesulitan yang dialami warga Somalia, persaudaraan dan persahabatan ini akan semakin berlanjut yang dimulai kembali pada 2011 dan akan berlanjut di tahun-tahun berikutnya," tambahnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
كَانَ النَّاسُ اُمَّةً وَّاحِدَةً ۗ فَبَعَثَ اللّٰهُ النَّبِيّٖنَ مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ ۖ وَاَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيْمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ فِيْهِ اِلَّا الَّذِيْنَ اُوْتُوْهُ مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْهُمُ الْبَيِّنٰتُ بَغْيًا ۢ بَيْنَهُمْ ۚ فَهَدَى اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ مِنَ الْحَقِّ بِاِذْنِهٖ ۗ وَاللّٰهُ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
Manusia itu (dahulunya) satu umat. Lalu Allah mengutus para nabi (untuk) menyampaikan kabar gembira dan peringatan. Dan diturunkan-Nya bersama mereka Kitab yang mengandung kebenaran, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Dan yang berselisih hanyalah orang-orang yang telah diberi (Kitab), setelah bukti-bukti yang nyata sampai kepada mereka, karena kedengkian di antara mereka sendiri. Maka dengan kehendak-Nya, Allah memberi petunjuk kepada mereka yang beriman tentang kebenaran yang mereka perselisihkan. Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus.

(QS. Al-Baqarah ayat 213)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement