Muslim Kanada Gelar Sholat Istisqa Minta Hujan

Selasa , 03 Aug 2021, 15:06 WIB Reporter :Meiliza Laveda/ Redaktur : Esthi Maharani
Hujan deras/ilustrasi
Hujan deras/ilustrasi

IHRAM.CO.ID, WINNIPEG – Bencana alam telah terjadi dan menghancurkan tempat di berbagai belahan dunia sejak beberapa pekan terakhir. Allah berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 41:

 

Terkait

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِى الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّاسِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”

Ketika banjir melanda sebagian Amerika Serikat, Eropa, dan Afrika, situasi yang terjadi di Provinsi Manitoba, Kanada berbeda. Kekeringan parah melanda wilayah itu dan terancam kekurangan air. Melihat situasi ini, komunitas Muslim Winnipeg berkumpul pada Sabtu untuk berdoa meminta hujan kepada Allah.

Sholat yang digelar di luar Masjid Agung Winnipeg itu menarik perhatian puluhan umat Islam yang datang untuk menunaikan sholat Istisqa.

“Seperti yang dikatakan Alquran, air adalah sumber kehidupan. Oleh karena itu, kami memohon kepada Allah untuk mengirimkan hujan kepada kita semua,” kata Ketua Asosiasi Islam Manitoba Idris Elbakri.

“Kami menyadari sebagai manusia ada batas kekuatan kami dan apa yang dapat kami lakukan dan hal-hal yang berada di luar kendali kami dengan berdoa kepada Allah,” tambah dia.

Sebagian besar wilayah di Manitoba, tingkat curah hujan berada di bawah rata-rata dalam sebulan terakhir. Ini menyebabkan kekeringan ekstrem di daerah Lembah Pembina dan membuat kondisi kering dengan lebih dari 150 kebakaran hutan yang terjadi.

Di ibu kota, curah hujan 8,5 milimeter yang tercatat pada bulan Juli adalah yang terendah sejak 2011 ketika rekor sebelumnya 9,6 milimeter. Tingkat curah hujan terendah ketiga yang pernah tercatat sejak tahun 1873 terjadi pada tahun 2006.

Dikutip About Islam, Selasa (3/8), Koperasi Air Lembah Pembina dan 14 kota anggotanya di selatan-tengah Manitoba mengumumkan keadaan darurat kekeringan pada Selasa. “Ini adalah situasi yang serius,” kata agensi tersebut.

“Meskipun kami ingin hujan selama sebulan untuk menghilangkannya, kami membutuhkan dukungan masyarakat, pertanian, dan bisnis untuk mengurangi penggunaan dan secara proaktif merencanakan potensi kekeringan jangka panjang dan dampaknya terhadap wilayah kami,” ujar mereka.

Doa umat Islam untuk hujan adalah praktik terkenal dari tradisi Nabi Muhammad. Sholat Istisqa adalah ritual Islam untuk merespon kekeringan dengan meminta hujan kepada Allah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini