KH Mustofa Kamil, Berjuang Hingga Titik Penghabisan (III)

Rabu , 01 Sep 2021, 17:16 WIB Reporter :Muhyiddin/ Redaktur : Agung Sasongko
Pertempuran di Surabaya pada tahun 1945.
Pertempuran di Surabaya pada tahun 1945.

Dengan semangat yang membara, akhirnya Kiai Mustofa bersama para Laskar Hizbullah Garut terjun melawan musuh di Surabaya pada 10 November 1945. Mereka berangkat ke kota tujuan dengan menggunakan kereta api. Pada saat itu, daerah Wonokromo dijadikan markas para pejuang.

 

Terkait

Untuk menuju daerah ini, Kiai Mustofa berangkat dari Malang dengan dikawal oleh 17 orang santri. Namun, saat itu sedang terjadi peperangan yang sangat hebat dan serangan dari musuh sangat gencar. Pada situasi yang sangat genting itu, rombongan laskar Hizbullah yang dipimpin Kiai Mustofa akhirnya terpencar. 

 

Setelah bertempur selama 25 hari bersama Bung Tomo, akhirnya Kiai Mustofa meninggal sebagai syuhada dalam sebuah pertempuran heroik di daerah gedangan, Sidoarjo, Surabaya.

Jenazahnya dimakamkan oleh masyarakat setempat dan disatukan di dalam pemakaman umum. Makamnya masih misteri dan terus dicari oleh pihak keluarga, namun sampai saat ini masih belum berhasil ditemukan.