Rabu 01 Sep 2021 17:10 WIB

KH Mustofa Kamil, Berjuang Hingga Titik Penghabisan (I)

KH Mustofa Kamil berkeyakinan penjajahan tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Rep: Muhyiddin/ Red: Agung Sasongko
Ilustrasi Pondok Pesantren
Foto: ANTARA/NOVRIAN ARBI
Ilustrasi Pondok Pesantren

IHRAM.CO.ID, KH Mustofa Kamil, memiliki nama asli Muhamad Lahuri. Ia lahir di Garut pada 5 Agustus 1884. Kedua orang tuanya bernama KH Muhammad Jafar Sidiq dan Hajjah Siti Habibah.

Ayahnya sudah menanamkan dasar-dasar ilmu agama kepadanya sejak dini. Selain belajar langsung kepada bapaknya, Mustofa Kamil juga mengaji bersama teman-temannya di pesantren miliki orang tuanya.

Baca Juga

Sejak saat itu, kecerdasan Mustafa kecil sudah tampak menonjol dibandingkan teman-temannya, khususnya dalam bidang keagamaan.

Nama Mustofa Kamil dipilihnya sejak usai menunaikan ibadah haji. Dilihat dari silsilahnya, ia masih berdarah wali songo, yaitu keturunan ke-13 dari Syekh Maulana Syarif Hidayatullah atau yang lebih dikenal dengan Sunan Gunung Jati. Setelah beranjak dewasa, ia pun mengunjungi beberapa daerah untuk memperdalam agama Islam.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement