Masjid Inggris Terima Sumbangan untuk Pengungsi Afganistan

Kamis , 02 Sep 2021, 13:40 WIB Reporter :Meiliza Laveda/ Redaktur : Esthi Maharani
Masjid di Inggris telah mendapat banyak sumbangan untuk pengungsi Afghanistan.
Masjid di Inggris telah mendapat banyak sumbangan untuk pengungsi Afghanistan.

IHRAM.CO.ID, LONDON – Beberapa masjid di Inggris telah mendapat banyak sumbangan untuk pengungsi Afghanistan. Bendahara Sleaford Islamic Centre, Shareen Ajumal (52 tahun), mengaku telah menerima banyak pesan yang menanyakan soal bantuan untuk pengungsi Afghanistan.

 

Terkait

“Saya mulai mendapat telepon dari skema pemukiman kembali Scarborough. Orang-orang mulai mengirim sumbangan sehingga kami dapat memberikannya ke Scarborough, ada sekitar 64 keluarga yang tiba di sana,” kata Ajumal.

Sumbangan yang diberikan berbagai macam. Ada pakaian, sepatu, makanan, mainan, dan buku. Selain itu, ada pula kursi roda untuk para lansia. Saat ini Ajumal dan timnya tengah memilah sumbangan dan memastikan semua barang dalam kondisi bersih dan rapi sebelum dikirim.

Barang-barang yang disumbangkan akan dikirim ke Pusat Pelangi Scarborough dan didistribusikan ke keluarga yang melarikan diri dari Afghanistan setelah Taliban mengambil alih. Tak hanya warga Sleaford, orang-orang di kota lain juga ikut berpartisipasi.

“Mereka juga ikut menyumbang, orang-orang di desa dan kota lain. Kami hanya diliputi oleh kebaikan dan kemurahan hati. Ketika ada krisis, inilah yang terjadi, orang-orang berkumpul saling membantu,” ujar dia.

Dilansir About Islam, Kamis (2/9), Imam Masjid York juga mengumpulkan sumbangan bagi pengungsi Afghanistan yang bermukim di Wakefield. Panitia masjid mengunggah sebuah video di Facebook yang mengungkapkan rasa terima kasih atas jumlah sumbangan yang dikirim selama akhir pekan.

“Ini benar-benar respons yang luar biasa. Kami memiliki raket, sepatu roda, gitar, set traktor. Semua ini adalah barang yang akan berguna untuk anak-anak,” kata Imam Masjid York, Mirazam dalam sebuah video.

Mirazam menyebut apabila ada pengungsi lain yang menetap di Wakefield segera menghubunginya atau panitia masjid. Mereka akan memberikan sumbangan tidak peduli apakah pengungsi Muslim atau non-Muslim. Mirazam juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat karena telah membantu para pengungsi di tengah pandemi Covid-19.

“Ini memberi kami kesenangan, kepercayaan diri, dan harapan bahwa masih ada orang di luar sana yang memberi, bahkan ketika mereka sendiri menghadapi kesulitan,” ucap dia.

Selama dua pekan terakhir, perhatian dunia dicekam dengan berita tentang perebutan kekuasaan Taliban di Afghanistan. Jatuhnya Kabul terjadi Ahad 15 Agustus, dua pekan sebelum AS akan menyelesaikan penarikan pasukannya setelah perang dua dekade yang memakan biaya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini