Jumat 10 Sep 2021 17:34 WIB

KH Muhyiddin Ulama-Pejuang dari Tanah Sunda (III-Habis)

KH Muhyiddin (1878-1973)merupakan seorang ulama besar yang berasal Garut, Jawa Barat.

Rep: Muhyiddin/ Red: Agung Sasongko
(Ilustrasi) KH Muhyiddin (1878-1973)merupakan seorang ulama besar yang berasal dari Garut, Jawa Barat.
Foto:

Selain itu, perjuangan yang dilakukannya memiliki jangkauan yang luas serta berdampak secara nasional. Ia juga dinilai memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan yang tinggi. Dalam berjuang, tidak pernah dirinya menyerah pada musuh.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, Pemkab Subang mendukung penuh proses pengusulan Kiai Muhyiddin serbagai pahlawan nasional. Harapannya, pemerintah pusat dapat menganugerahi gelar pahlawan kepada ulama karismatik tersebut.

Pada 2020 lalu, Legiun Veteran RI, Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan '45 Jawa Barat, dan Pemuda Panca Marga (PPM) menginisiasi pemancangan simbolis bambu runcing pada makam Mama Pagelaran di Subang.Kegiatan itu dimaksudkan sebagai tanda dukungan, sang ulama layak diakui negara sebagai pahlawan nasional RI.

Semoga ini menjadi penyemangat kepada semua keturunannya, murid, jamaah dan masyarakat umum," ujar KH Banin Muhyiddin, salah seorang kerabat, seperti dikutip Republikadari laman resmi Pemprov Jawa Barat. 

 

Turut hadir dalam kesempatan itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil.Pria yang akrab disapa Kang Emil itu merupakan cucu dari KH Muhyid din.Banyak ulama di Jabar ber juang dengan ikhlas tanpa dise but nama.Generasi kini wajib me muliakanya,"tutur mantan walikota Bandung itu.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement