Dokumen Penyelidikan FBI Soal Peristiwa 9/11 Dirilis

Ahad , 12 Sep 2021, 20:03 WIB Reporter :Puti Almas/ Redaktur : Dwi Murdaningsih
Sebuah band bugler Angkatan Darat AS bersiap di situs National 9/11 Pentagon Memorial untuk upacara dengan Presiden Joe Biden, ibu negara Jill Biden, Wakil Presiden Kamala Harris dan suaminya Douglas Emhoff, Menteri Pertahanan Lloyd Austin dan Ketua Kepala Gabungan Jenderal. Mark Milley, Sabtu, 11 September 2021 di Pentagon di Washington, pada peringatan 20 tahun serangan teroris.
Sebuah band bugler Angkatan Darat AS bersiap di situs National 9/11 Pentagon Memorial untuk upacara dengan Presiden Joe Biden, ibu negara Jill Biden, Wakil Presiden Kamala Harris dan suaminya Douglas Emhoff, Menteri Pertahanan Lloyd Austin dan Ketua Kepala Gabungan Jenderal. Mark Milley, Sabtu, 11 September 2021 di Pentagon di Washington, pada peringatan 20 tahun serangan teroris.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Amerika Serikat (AS) menandai peringatan tragedi 11 September 2001 atau dikenal sebagai 9/11 pada Sabtu (11/9) kemarin. Dalam kesempatan ini, Presiden Joe Biden meminta agar dokumen pertama terkait penyelidikan dari Biro Investigasi Federal (FBI) atas peristiwa ini dirilis. 

 

Terkait

Biden juga memperingati 20 tahun peristiwa 9/11 dengan kunjungan ke sejumlah lokasi jatuhnya pesawat yang dibajak. Ia memberikan penghormatan bagi para korban yang harus kehilangan nyawa dalam serangan tersebut, sekaligus simpati bagi kerabat dan keluarga yang ditinggalkan. 

Baca Juga

Para kerabat dan keluarga dari korban 9/11 di New York terlihat berkumpul dan berdoa bersama. Mereka membacakan nama dari hampir 3.000 orang yang tewas. 

"Kami mencintaimu dan kami merindukanmu," ujar para gerabat dan keluarga korban 9/11 dalam upacara resmi, yang dihadiri oleh Biden, serta mantan presiden AS Barack Obama dan Bill Clinton.

Dalam penghormatan pertama tanpa kata-kata, Biden berdiri dalam keheningan  bersama Obama dan Clinton di lokasi mana pesawat-pesawat meruntuhkan menara kembar World Trade Center. Ketiganya juga diapit oleh istri masing-masing, yaitu Jill Biden, Michelle Obama dan Hillary Clinton. Mereka mengheningkan cipta bersama pada pukul 08:46 pagi waktu setempat, untuk menandai waktu jatuhnya pesawat pertama. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini