Turki Kirim 33 Ton Bantuan Makanan ke Afghanistan

Selasa , 05 Oct 2021, 06:58 WIB Redaktur : Esthi Maharani
Pengungsi internal menerima bantuan makanan yang didistribusikan oleh Bulan Sabit Merah di Kabul, Afghanistan, 20 September 2021. Taliban mengatakan pada 14 September bahwa PBB harus membantu mereka dalam membantu hampir 3,5 juta warga Afghanistan kembali ke rumah mereka setelah mengungsi di dalam negeri karena untuk kekerasan.
Pengungsi internal menerima bantuan makanan yang didistribusikan oleh Bulan Sabit Merah di Kabul, Afghanistan, 20 September 2021. Taliban mengatakan pada 14 September bahwa PBB harus membantu mereka dalam membantu hampir 3,5 juta warga Afghanistan kembali ke rumah mereka setelah mengungsi di dalam negeri karena untuk kekerasan.

IHRAM.CO.ID, KABUL -- Turki mengirimkan 33 ton bantuan makanan ke Afghanistan. Duta Besar Turki untuk Afghanistan, Cihad Erginay, mengatakan, bantuan makanan tersebut dikirim oleh Bulan Sabit Merah Turki beserta lembaga bantuan Turki lainnya.

 

Terkait

"Bulan Sabit Merah Turki dan lembaga Turki lainnya akan terus membawa bantuan ke untuk rakyat Afghanistan. Ini adalah tugas kemanusiaan," ujar Erginay, dilansir Anadolu Agency, Selasa (5/10).

Bantuan pangan tersebut diserahkan kepada Bulan Sabit Merah Afghanistan. Erginay mengatakan, sekitar 2000 paket makanan akan didistribusikan untuk  untuk memenuhi kebutuhan pangan terhadap 16.000 orang selama satu bulan.

Erginay mengatakan, rakyat Afghanistan telah mengalami penderitaan karena bencana alam seperti kekeringan dan pandemi virus korona. Selain itu, mereka sedang mengalami masa transisi pemerintahan setelah Taliban mengambil alih Afghanistan pada 15 Agustus lalu. Erginay mendesak semua negara untuk memberikan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan.

Kepala Bulan Sabit Merah Afghanistan, Mawlawi Said Sefatullah Quraishi, mengapresiasi bantuan makanan yang dikirim oleh Turki. Dia mengatakan, antara 19 hingga 25 juta orang di seluruh Afghanistan terkena dampak kekeringan dan masalah ekonomi.

"Afghanistan baru saja keluar dari perang. Krisis kemanusiaan berkembang. Kami berharap Bulan Sabit Merah Turki dapat terus memberikan bantuan," ujar Quraishi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini