Senin 25 Oct 2021 05:35 WIB

Muslim Norwegia Cemaskan RUU Pendanaan Komunitas Agama

Muslim di Norwegia khawatir RUU pendanaan komunitas agama.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Agung Sasongko
Muslim Norwegia, berunjuk rasa di Oslo
Muslim Norwegia, berunjuk rasa di Oslo

IHRAM.CO.ID, OSLO -- Muslim di Norwegia khawatir terhadap proposal rancangan undang-undang (RUU) yang ditujukan untuk menolak pendanaan bagi komunitas agama yang didukung oleh rezim otoriter. Sebab, proposal itu akan memungkinkan penolakan pendanaan untuk komunitas agama jika mereka menerima dukungan dari rezim otoriter.

Hal itulah yang membuat umat Islam curiga sebagaimana disampaikan Jaringan Dialog Muslim. "Kami tidak yakin proposal itu dapat bertahan secara hukum," kata Basim Ghozlan, anggota Jaringan Dialog Muslim (MDN), dilansir dari Norwaytoday, Ahad (24/10).

Baca Juga

Muslim Dialogue Network (MDN) adalah organisasi payung yang mewakili lebih dari 30 ribu Muslim di Norwegia. Baru-baru ini, mereka mengajukan tanggapan konsultasi mereka tentang larangan pendanaan yang diusulkan dalam UU Umat Beragama yang baru.

Komunitas agama atau filosofis yang menerima sumbangan dari negara-negara yang tidak menghormati hak atas kebebasan beragama dan berkeyakinan dapat ditolak hibahnya, itu dinyatakan dalam RUU yang dikirim untuk konsultasi pada Juli.

 

"Kami percaya bahwa peraturan yang diusulkan dirancang untuk mempengaruhi komunitas Muslim secara tepat," kata Ghozlan.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement