AMPHURI Setuju Jamaah Tertunda Diberangkan Lebih Dulu

Rabu , 01 Dec 2021, 09:00 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Hafil
AMPHURI Setuju Jamaah Tertunda Diberangkan Lebih Dulu. Foto: ilustrasi Jamaah haji dan umroh pakai masker di masa pandemi covid-19
AMPHURI Setuju Jamaah Tertunda Diberangkan Lebih Dulu. Foto: ilustrasi Jamaah haji dan umroh pakai masker di masa pandemi covid-19

IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) sepakat dengan Kementerian Agama (Kemenag) mendahulukan berangkat jamaah yang tertunda. Seperti disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat rapat kerja dengan Komisi VIII 18.752 jamaah tertunda akan diprioritas berangkat umroh.

 

Terkait

"Amphuri  tentu setuju dengan rencana Menteri Agama untuk memperioritaskan jamaah yang tertunda keberangkatannya semenjak 27 Febuari 2020," kata Ketua Umum AMPHURI Firman M Nur saat dihubungi Republika kemarin.

Baca Juga

Firman menegaskan, kebijakan ini merupakan keberpihakan pemerintah kepada jamaah yang tidak menarik uang umroh yang telah disetor ke penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU). Semoga Urusan teknis terkait umroh bisa segera diselesaikan.

"Ini adalah bagian keberpihakan daripada masyarakat jamaah yang telah sabar untuk memberi ketetapan dan tidak mengubah niat atau membatalkan niat mereka untuk berangkat ke tanah suci," katanya.

Walaupun masa tunggu mereka sudah dua tahun, tentu menjadi keprihatinan bersama.  AMPHURI berharap umroh segera dibuka, sehingga nanti pada saat umroh dibuka setelah pimpinan dari perusahaan diberangkatan untuk melakukan uji coba umroh di masa pandemi.

"Kita berharap para pemangku kebijakan kementerian terkait khususnya Kementerian Agama dan Kementrian kesehatan  untuk mempertimbangkan hal hal yg akan menimbulkan penyesuaian biaya berlebihan akibat kebijakan-kebijakan domestik," katanya.

Firman memastikan Saudi sudah membuka diri untuk melaksanakan umroh secara full kapasitas di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Bahkan Indonesia sudah diberikan kesempatan untuk bisa melakukan penerbangan langsung ke negaranya.

"Larangan penerbangan langsung sudah di cabut dan sekarang sudah di berikan kesempatan untuk penerbangan secara langsung," katanya.

Firman menegaskan, AMPHURI akan menunggu agaimana teknis  umroh setelah Menteri Agama  mengunjungi dan membahas berbagai hal termasuk masalah Umroh

"Kita menunggu dalam beberapa hari ke depan semoga kabar gembira kepastian tentang dibukanya umroh dengan apa dibukanya, begitu juga sistem divisa umroh untuk bisa mulai melakukan persiapan keberangkatan umroh ke tanah suuci," katanya.

 

 

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini