Sabtu 18 Dec 2021 22:22 WIB

Misi Nabi Nuh yang Dijelaskan Alquran

Pada masa antara Nabi Adam dan Nabi Nuh dunia mulai membangun peradabannya.

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Agung Sasongko
Pembuatan bahtera Nabi Nuh (ilustrasi).
Foto:

Setelah kepercayaan manusia kepada Allah memudar di masa itu, maka Allah tidak membiarkan mereka terus-menerus dalam kesesatan. Oleh karena itu, Allah mengutus Nabi Nuh kepada kaumnya. 

Kisah tentang kerasulan Nabi Nuh ini ditujukan kepada orang-orang Arab yang berada di Makah dan sekitarnya yang mengingkari kerasulan Nabi Muhammad SAW. Pengetahuan mereka tentang sejarah para Rasul dan umat-umat pada masa dahulu sangat sedikit sekali karena mereka sekadar mendengar dari orang-orang Yahudi dan Nasrani yang berada di sekitar mereka. 

Allah dalam ayat ini meyakinkan mereka bahwa sebenarnya Allah telah mengutus Nabi Nuh kepada kaumnya untuk memperingatkan mereka akan kemurkaan Allah disebabkan kekufuran mereka. 

Setelah Nuh diutus menjadi Rasul dia menyeru kaumnya yang kafir agar meninggalkan berhala dan menyembah Tuhan Yang Maha Esa dan Pencipta segala sesuatu Dialah Tuhan yang sebenarnya. Manusia wajib menyembah-Nya dengan penuh khusyuk dan tawadhu'. 

Nabi Nuh mengemukakan kepada kaumnya tentang kekhawatirannya bahwa mereka akan memperoleh siksaan yang sangat pedih pada hari pembalasan nanti jika mereka tidak mengindahkan seruannya. Sebagian mufassirin memandang bahwa hari pembalasan yang dimaksud pada ayat ini adalah hari terjadinya taufan. 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement