Jumat 07 Jan 2022 08:30 WIB

Penjelasan Multazam Tempat Terkabulnya Doa

Penjelasan Mulazam Tempat Terkabul Doa.

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Hafil
Penjelasan Multazam Tempat Terkabulnya Doa. Foto: Jamaah saling dorong untuk mendapat tempat di Multazam, yang terletak antara Hajar Aswad dan Pintu Ka
Foto: Republika/Syahruddin El-Fikri
Penjelasan Multazam Tempat Terkabulnya Doa. Foto: Jamaah saling dorong untuk mendapat tempat di Multazam, yang terletak antara Hajar Aswad dan Pintu Ka

IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Multazam merupakan bagian dari Ka'bah yang memiliki keistimewaan. Karena jika seorang yang beriman berdoa di depannya akan dikabulkan.

Hal ini seperti yang telah disampaikan, Ibnu Abbas r.huma berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW, bersabda, Multazam adalah satu tempat dikabulkannya doa. Tidaklah seorang hamba berdoa kepada Allah SWT di tempat itu, kecuali doanya diterima."

Baca Juga

Syekh Maulana Muhammad Zakarriya Al-Kandahlawi rah.a menerangkan posisi Multazam. Multazam kata dia, adalah semua bagian antara Hajar Aswad sampai ke pintu Kabah.

"Kemungkinan besar dinamakan Multazam adalah karena artinya tempat menempel," kata Syekh Maulana Muhammad Zakarriya Al-Kandahlawi rah.a

 

Dalam sunan Abu Dawud terdapat riwayat bahwa Ibnu Abbas r.huma berdiri di tempat itu dan menempelkan dada dan wajahnya di tembok dan menghamparkan kedua tangannya di atas tembok, dan ia berkata. 

"Seperti inilah aku melihat Rasulullah  SAW melakukannya."

Syekh Maulana Muhammad Zakarriya Al-Kandahlawi rah.a, mengatakan bahwa guru-gurunya sampai dengan Rasulullah SAW, ketika sampai ke hadits ini (bahwa Multazam adalah tempat dikabulkannya doa), mereka memperdengarkan pengalaman masing-masing.

"Yakni mereka berdoa di Multazam dan doa mereka dikabulkan," katanya.

Syekh Maulana Muhammad Zakarriya Al-Kandahlawi rah.a juga pernah berdua di depan Multazam.

"Hamba yang hina ini juga mempunyai pengalaman yang sama," katanya.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement