Arab Saudi Bersiap Sambut Anak-Anak Kembali ke Sekolah

Senin , 10 Jan 2022, 17:53 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Muhammad Hafil
Suasana sekolah tatap muka di Arab Saudi, Agustus 2021.
Suasana sekolah tatap muka di Arab Saudi, Agustus 2021.

IHRAM.CO.ID,JEDDAH -- Kerajaan Arab Saudi bersiap memulai kembali pembelajaran tatap muka di sekolah untuk anak di bawah usia 12 tahun. Pembelajaran ini telah ditunda sejak Oktober tahun lalu.

 

Terkait

Baca Juga

Dalam konferensi pers, Kementerian Pendidikan Saudi mengumumkan pembukaan kembali sekolah dasar dan taman kanak-kanak dilakukan mulai 23 Januari, setelah lebih dari 18 bulan ditutup karena pandemi Covid-19. Juru bicara Kementerian, Ibtisam Al-Shehri, mengatakan penting bagi orang tua untuk mempersiapkan anak-anak mereka kembali ke kelas tatap muka.

Dilansir di Arab News, Senin (10/1/2022), Arab Saudi meluncurkan platform pendidikan Madrasati (Sekolah Saya) pada 2020 saat awal pandemi, yang telah digunakan oleh lebih dari 5 juta siswa di seluruh Kerajaan.

Platform Madrasati ini menuai pujian dari PBB, dalam laporannya yang menyoroti keberhasilan model pendidikan inovatif selama pandemi Covid-19. Platform ini dinilai telah memfasilitasi pendidikan pembelajaran jarak jauh yang memungkinkan guru mengadakan kelas virtual. Tak hanya itu, Madrasati menawarkan kepada siswa berbagai konten, termasuk presentasi, video pendidikan dan buku teks.

Platform pendidikan daring disebut akan tetap berlanjut bagi siswa-siswi dengan kondisi kesehatan kritis, yang mencegah mereka menghadiri kelas tatap muka.

Kementerian Pendidikan juga disebut akan menerapkan langkah-langkah pencegahan di sekolah, seperti penggunaan masker, cairan sanitasi tangan, dan jaga jarak sosial, sebagai bagian dari kesiapannya menyambut kembali para siswa.

Di sisi lain, Juru bicara Kementerian Kesehatan Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly mengatakan, meskipun Arab Saudi menyaksikan lonjakan kasus Covid-19, jumlah kasus kritis lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di Arab Saudi meningkat pesat karena varian omicron, dengan infeksi lebih dari dua kali lipat dalam seminggu.

 

Keberhasilan pencegahan ini dinilai merupakan hasil dari efektivitas vaksin dan upaya nasional untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Otoritas kesehatan Saudi mulai memberikan vaksin Covid-19 kepada anak-anak antara usia 5 dan 11 tahun akhir tahun lalu, setelah Otoritas Makanan dan Obat Saudi menyetujui penggunaan vaksin Pfizer-BioNtech untuk kelompok usia ini.

Arab Saudi mengkonfirmasi 3.460 kasus Covid-19 baru pada Ahad (9/1/2022). Dengan demikian, total kasus sejak awal pandemi menjadi 578.753 orang. Mereka juga mengkonfirmasi satu kematian terkait infeksi, menjadikan jumlah kematian Kerajaan di angka 8.893.

Kementerian Kesehatan mengatakan, 141 pasien masih dalam kondisi kritis. Ia lantas menambahkan 843 pasien telah pulih dari Covid-19, sehingga jumlah pemulihan di Kerajaan menjadi 546.614.  

Sumber:

https://www.arabnews.com/node/2000961/saudi-arabia

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini