Tiga Alasan Muhammadiyah Mulai Banyak Mendirikan Pesantren

Selasa , 18 Jan 2022, 16:39 WIB Reporter :Umar Mukhtar/ Redaktur : Agung Sasongko
Muhammadiyah
Muhammadiyah

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Muhammadiyah mulai banyak mendirikan pesantren dalam bentuk boarding school karena beberapa alasan. Hal itu diungkap Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti kepada Republika.co.id, Senin (17/1/2022).

 

Terkait

Pertama, kata Muti, kebutuhan Muhammadiyah untuk melahirkan kader ulama-intelek, yaitu menguasai ilmu agama dan ilmu modern serta kemampuan kepemimpinan. Kedua, lanjut Mu'ti, yakni sebagai wujud idealisme mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu modern. Ketiga, tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak ke pesantren sebagai tempat pembentukan karakter dan akhlak mulia.

Baca Juga

Guru besar pendidikan agama Islam UIN Syarif Hidayatullah itu menjelaskan, selama ini pesantren Muhammadiyah berkembang sangat pesat karena kepercayaan masyarakat dan prestasi yang membanggakan. Banyak perguruan tinggi Muhammadiyah juga memiliki ma'had ali.

"Proses pengembangan pesantren berlangsung alamiah. Memang ada usaha melakukan akselerasi. Tetapi semua harus sesuai kemampuan untuk menjaga mutu pendidikan. Lembaga Pengembangan Pesantren lebih berfungsi memberikan fasilitasi dan pengembangan kurikulum holistik khas Muhammadiyah," ujar dia.

Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP3M) PP Muhammadiyah Maskuri sebelumnya mengatakan pesantren Muhammadiyah secara kuantitif masih sedikit. Padahal Pondok Pesantren itu basis untuk melahirkan kader yang tafaqquh fiddin, kader yang penguasaan agamanya bagus.