Sabtu 05 Feb 2022 20:00 WIB

Ukraina Gelar Latihan Perang di Chernobly

Ukraina menggelar latihan perang di Pripyat, Chernobly.

Rep: Dwina Agustin/ Red: Agung Sasongko
 Tentara Ukraina berlatih menggunakan rudal M141 Bunker Defeat Munition (SMAW-D) AS di tempat latihan militer Yavoriv, ??dekat Lviv, Ukraina barat, Jumat, 4 Februari 2022. AS menuduh Kremlin pada hari Kamis melakukan tindakan yang rumit. merencanakan untuk membuat serangan oleh pasukan Ukraina yang dapat digunakan Rusia sebagai dalih untuk mengambil tindakan militer terhadap tetangganya.
Foto: AP/Pavlo Palamarchuk
Tentara Ukraina berlatih menggunakan rudal M141 Bunker Defeat Munition (SMAW-D) AS di tempat latihan militer Yavoriv, ??dekat Lviv, Ukraina barat, Jumat, 4 Februari 2022. AS menuduh Kremlin pada hari Kamis melakukan tindakan yang rumit. merencanakan untuk membuat serangan oleh pasukan Ukraina yang dapat digunakan Rusia sebagai dalih untuk mengambil tindakan militer terhadap tetangganya.

IHRAM.CO.ID,  PRIPYAT -- Pasukan Ukraina menggelar latihan perang di Pripyat, Chernobly, Jumat (4/2/2022). Pasukan khusus, polisi, dan penjaga nasional mengadakan latihan di jalan-jalan bersalju dekat hotel dan bangunan Soviet yang ditinggalkan, beberapa di antaranya menampilkan palu dan arit. Unit pengaturan radiasi khusus melakukan pemeriksaan sebelum dan selama latihan.

"Ini adalah pertempuran dengan milisi tidak teratur di (sebuah) lingkungan perkotaan," kata seorang tentara, mengenakan perlengkapan kamuflase putih, yang tidak menyebutkan namanya.

Baca Juga

Ukraina telah melakukan latihan untuk mempersiapkan kemungkinan serangan militer setelah Rusia mengumpulkan lebih dari 100.000 tentara di dekat perbatasan Ukraina dalam beberapa pekan terakhir. Rusia membantah berencana menyerang tetapi menuntut jaminan keamanan termasuk janji bahwa aliansi militer NATO tidak akan pernah mengakui Ukraina.

Pada tanggal 26 April tahun lalu, Ukraina menandai peringatan 35 tahun bencana Chernobyl, ketika sebuah reaktor di pabrik sekitar 108 km utara ibukota Kyiv meledak selama uji keamanan yang gagal. Hasilnya adalah kecelakaan nuklir terburuk di dunia dan mengirimkan awan radiasi ke sebagian besar Eropa.

 

Sebanyak 31 pekerja pabrik dan petugas pemadam kebakaran tewas segera setelah bencana, sebagian besar karena penyakit radiasi akut. Ribuan lainnya kemudian menyerah pada penyakit yang berhubungan dengan radiasi seperti kanker, meskipun jumlah kematian total dan efek kesehatan jangka panjang tetap menjadi bahan perdebatan.

Sebagian besar area di sekitar pembangkit nuklir yang ditinggalkan adalah hutan belantara dengan bangunan kosong, semak belukar, dan puing-puing. Pripyat pernah menjadi rumah bagi 50.000 orang yang sebagian besar bekerja di pabrik. Dwina Agustin/reuters

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement