Selasa 08 Mar 2022 07:20 WIB

Kemenag Kotabaru Gelar Manasik, Berbagi Informasi dengan Jamaah

Calon jamaah haji Banjarbaru diminta sabar menanti kepastian keberangkatan haji.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah
Ilustrasi sejumlah jamaah calon haji (JCH) melakukan proses tawaf saat manasik haji sebelum pandemi melanda. Kemenag Kotabaru Gelar Manasik, Berbagi Informasi dengan Jamaah
Foto: Antara/Seno
Ilustrasi sejumlah jamaah calon haji (JCH) melakukan proses tawaf saat manasik haji sebelum pandemi melanda. Kemenag Kotabaru Gelar Manasik, Berbagi Informasi dengan Jamaah

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotabaru menggelar kegiatan bimbingan manasik, Ahad (6/3/2022). Kegiatan yang digelar di Masjid Agung Husbul Khatimah Kotabaru ini bertujuan menyapa dan memberikan informasi bagi jamaah tunggu.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kotabaru Ahmad Kamal mengaku belum mengetahui perihal kepastian keberangkatan haji tahun ini. Ia meminta jamaah bersabar dan menunggu kebijakan dari Kerajaan Saudi.

Baca Juga

"Jadi, berangkat atau tidak, kita tunggu kebijakan Pemerintah Arab Saudi,” ujar Kamal dalam keterangan yang didapat Republika, Selasa (8/3/2022).

Perihal kebijakan pelaksanaan haji tahun ini, ia juga menyebut Kementerian Agama belum bisa memastikan kapan akan dibuka kembali. Saat ini, Kemenag masih menunggu keputusan dari pemerintah Arab Saudi.

 

Mengenai proses keberangkatan jamaah haji tahun ini, Kamal menyebut hal tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan Saudi. Namun, dengan diizinkannya pemberangkatan jamaah umrah saat ini, diharapkan ibadah haji juga akan diselenggarakan tahun ini.

“Sampai saat ini, pemberangkatan jamaah haji belum dapat dipastikan. Namun dengan telah diizinkannya pelaksanaan ibadah umrah, kita berharap ibadah haji pun juga dapat diizinkan atau dilaksanakan pada tahun ini,” lanjut dia.

Tak hanya itu, Kamal menyampaikan pentingnya kegiatan pembinaan manasik haji bagi setiap orang yang akan melaksanakan perjalanan ibadah haji. Dengan pemahaman yang komprehensif tentang tata cara pelaksanaannya, maka ibadah haji yang dilakukan akan menjadi benar dan sah.

Diterimanya atau tidaknya ibadah haji tergantung dari seberapa jauh pemahaman jamaah tentang tata cara pelaksanaannya. Maka, ia menyebut setiap jamaah harus mengenal rukun, sunah dan perbuatan yang diharamkan selama menunaikan ibadah haji, sehingga setelah selesai melaksanakan ibadah menjadi haji yang mabrur.

Terakhir, ia mengimbau kepada seluruh calon jamaah haji Kabupaten Kotabaru agar tetap mempersiapkan diri, dengan terus mengikuti kegiatan manasik haji dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami mengimbau tetap belajar manasik haji, baik melalui program Kemenag atau dengan guru-guru agama yang ahli mengenai ibadah haji. Kami juga mengimbau agar para jemaah tetap selalu menjaga kesehatan, kebugaran, serta tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement