Jumat 25 Mar 2022 21:00 WIB

Mufti Yerusalem Ingatkan Soal Kemungkinan Provokasi Selama Ramadhan

Mufti Yerusalem menilai provokasi selama Ramadhan memicu masalah.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Agung Sasongko
Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. (ilustrasi)
Foto: EPA/Atef Safadi
Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID,  YERUSALEM -- Mufti Yerusalem, Sheikh Mohammad Hussein mengingatkan agar pemukim Yahudi tak melakukan provokasi selama bulan suci Ramadhan. Menurut Sheikh Huseein provokasi itu akan memicu masalah. 

Ramadhan, yang dimulai awal bulan depan, merupakan waktu bagi ribuan Muslim hadir di Masjid Al-Aqsa selama berjam-jam untuk beribadah. Sheikh Hussein mengungkap kekhawatiran hal itu menjadi awal dari niat jahat otoritas pendudukan Israel.

Baca Juga

"Pemerintah Israel akan bertanggung jawab atas semua konsekuensi dari keputusan mengerikan yang meningkatkan dan memicu kebencian dan permusuhan di wilayah tersebut, sebagai bagian dari upayanya untuk mengendalikan Masjid Al-Aqsa," kata dia dikutip di Wafa, Jumat (25/3/2022).

Menteri Keamanan Publik Israel, Omer Bar-Lev, sebelumnya mengatakan pemukim Yahudi akan bebas berada di Masjid Al-Aqsa selama bulan Ramadhan, sama seperti hari-hari lainnya.

 

Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran kehadiran kaum Yahudi fanatik dapat menimbulkan gesekan dengan ribuan umat Islam, yang akan berada di Masjid pada waktu bersamaan.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement