Selasa 19 Apr 2022 16:24 WIB

Palestina Bahas Serangan Israel dengan Yordania dan Rusia

Israel dinilai Palestina telah melanggar secara terang-terangan hukum internasional.

Polisi Israel dikerahkan di Kota Tua Yerusalem, Minggu, 17 April 2022.
Foto: AP/Mahmoud Illean
Polisi Israel dikerahkan di Kota Tua Yerusalem, Minggu, 17 April 2022.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Palestina Mahmoud Abbas membahas eskalasi ketegangan dengan Israel di Yerusalem Timur bersama Raja Yordania Abdullah II dan Presiden Vladimir Putin via telepon.

Kantor berita Palestina WAFA, Selasa (19/4/2022) melaporkan, Abbas berbagi pandangan dengan Raja Abdullah mengenai perkembangan di Yerusalem Timur, menuding polisi Israel bertindak "secara brutal terhadap para jemaah, dalam pelanggaran terang-terangan hukum internasional dan hukum serta status sejarah status quo di kota suci tersebut.

Baca Juga

Ketegangan antara Israel dan Palestina kian memanas dalam beberapa hari belakangan saat bulan suci Ramadhan bertepatan dengan libur Paskah Yahudi.Bentrokan antara warga Palestina dan aparat kepolisian Israel pecah pada Jumat di kompleks Masjid Al Aqsa, sehingga menyebabkan lebih dari 160 warga Palestina terluka.

Menurut laporan WAFA, kedua pihak sepakat untuk segera mengelar pertemuan dan melanjutkan konsultasi, koordinasi dan kontak dengan sejumlah pihak terkait untuk menghentikan kekerasan di situs suci tersebut.

 

Lewat percakapan telepon dengan Putin, Abbas membahas hubungan bilateral dan perkembangan terkini di Timur Tengah, menyebutkan bahwa ada kebutuhan untuk menghargai hukum internasional dan aksi untuk menghentikan pendudukan Israel di wilayah-wilayah Palestina.Abbas juga menyerukan upaya untuk memberikan perlindungan internasional bagi rakyat Palestina, kata WAFA.

Sumber: Xinhua

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement