Anak 12 Tahun Inisiatif Galang Dana Perbaikan Masjid

Selasa , 26 Apr 2022, 08:31 WIB Reporter :Andrian Saputra/ Redaktur : Agung Sasongko
ILUSTRASI SUNSET, MENARA MASJID, ILALANG, SILUET
ILUSTRASI SUNSET, MENARA MASJID, ILALANG, SILUET

REPUBLIKA.CO.ID, BIRKENHEAD — Seorang anak yang tinggal di kawasan Prenton pinggiran kota Birkenhead, Inggris berinisiatif melakukan penggalangan dana melalui laman GoFundMe agar dapat memperbaiki masjid tempatnya belajar. Seperti dilansir Wirral Globe pada Selasa (26/4/2022) anak bernama Ejaz Zamal yang baru berusia 12 tahun dan duduk di akademi Bebington itu telah melakukan penggalangan dana untuk Masjid Shah Jalal yang berada di Jalan Hollybank di Birkenhead yang sangat memerlukan dana  untuk renovasi.

 

Terkait

Biaya perbaikan masjid itu ditaksir sekitar 40 ribu poundsterling, dan Ejaz berupaya mengumpulkan sebesar 10 ribu poundsterling.  Ayah Ejaz yaitu Sam Zamal menceritakan tentang ide anaknya yang melakukan penggalangan dana. Menurut Zamal putranya yang telah belajar di masjid itu menceritakan padanya tentang keadaan masjid. 

Baca Juga

“Ejaz telah mengambil kelas bahasa Arab di masjid  selama dua tahun, dan dia memberitahu saya tentang perbaikan dan berapa biaya untuk menyelesaikan semua renovasi, jadi Saya menyarankan agar dia memulai halaman GoFundMe," kara Zamal.

Sam mengatakan putranya itu memiliki kepedulian besar untuk membantu mereka yang membutuhkan. Karena putranya yang mengalami disleksia itu sendiri menerima bantuan di sekolah.

"Dia menderita disleksia dan selalu mendapat dukungan ekstra di sekolah, jadi saya pikir dari situlah dia mengambil sifat pedulinya. Dia anak muda periang yang selalu ingin membantu orang lain. Ketika saya memberinya uang saku dan dia melihat seseorang di jalan, dia akhirnya akan memberikan uangnya kepada mereka. Dia selalu peduli dengan orang yang membutuhkan," katanya.

Sejak membuka halaman GoFundMe lima hari yang lalu, Ejaz telah berhasil mengumpulkan 1 ribu poundsterling dari target 10 ribu poundsterling.

“Kami memiliki orang-orang lokal yang menyumbang serta orang-orang dari Birmingham dan London. Kami mendapat dukungan dari semua  komunitas yang berbeda. Ejaz sangat senang dia memeriksa halaman setiap hari untuk melihat kemajuannya. Dana di masjid terbatas sehingga mereka berterima kasih atas dukungan dari masyarakat. Mereka sangat senang dia mencoba membantu mengumpulkan dana dan saya sangat bangga padanya," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini