Masjid Gyanvapi dan Sensitifnya Konflik Agama di India

Kamis , 19 May 2022, 17:00 WIB Reporter :Alkhaledi Kurnialam / Redaktur : Agung Sasongko
Masjid Gyanvapi di Varanasi, Uttar Pradesh, India.
Masjid Gyanvapi di Varanasi, Uttar Pradesh, India.

IHRAM.CO.ID, GYANVAPI -- Masjid Gyanvapi, Uttar Pradesh, dikhawatirkan jadi titik konflik agama di India. Dalam sejarahnya, Masjid Gyanvapi dibangun di atas reruntuhan kuil Vishwanath, sebuah kuil Hindu abad ke-16 yang megah.

 

Terkait

Namun kuil itu sebagian dihancurkan pada tahun 1669 atas perintah Aurangzeb, kaisar Mughal keenam. Sekelompok penggugat Hindu telah meminta pengadilan setempat meminta akses untuk berdoa di sebuah kuil di belakang masjid dan tempat-tempat lain di dalam kompleks. Mereka lalu mengklaim bahwa ada sisa peninggalan patung dewa siwa di masjid tersebut meskipun pihak masjid sudah menyanggahnya. 

Baca Juga

Atas laporan itu, sebagian masjid telah disegel oleh pengadilan tanpa memberi kesempatan kepada otoritas masjid untuk mengajukan kasus mereka. Perselisihan tersebut sekarang telah mencapai Mahkamah Agung, yang mengatakan pada hari Selasa bahwa kompleks itu akan dilindungi, dan sholat akan dilanjutkan di masjid.

Dilansir dari BBC News, Rabu (18/5/2022), konflik ini telah memicu kekhawatiran akan terulangnya kembali perselisihan beberapa dekade lalu yang melibatkan Masjid Babri. Sebuah masjid abad ke-16 yang dihancurkan oleh massa Hindu di kota suci Ayodhya pada tahun 1992.

Pembongkaran masjid itu merupakan klimaks dari kampanye enam tahun oleh Partai nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party (BJP), yang saat itu menjadi oposisi dan memicu kerusuhan yang menewaskan hampir 2.000 orang. Pada tahun 2019, Mahkamah Agung memutuskan bahwa situs yang disengketakan di Ayodhya harus diberikan kepada umat Hindu yang sekarang membangun kuil di sana. Muslim lalu diberi plot lain untuk membangun masjid.

Ketua All India Majlis-E-Ittehadul Muslimeen (AIMIM) Asaduddin Owaisi mengatakan umat Islam India tidak siap untuk kehilangan masjid lain setelah Masjid Babri. Pernyataan ini dikatakan karena di hari yang sama ketika pengadilan Varanasi menyebut bahwa relik atau arca dewa Hindu ditemukan di kompleks Masjid Gyanvapi selama survei.

Hal ini ditanggapi Wakil Ketua Menteri Uttar Pradesh Keshav Prasad Maurya yang menulis  di media sosial Twitter miliknya. "Tidak peduli seberapa banyak Anda menyembunyikan kebenaran, itu akan datang suatu hari nanti. Satya hi Shiv hai (kebenaran adalah Siwa)," ujarnya seperti dikutip dari Times of India, Selasa (17/5/2022). 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini