Bolton Tunjuk Wali Kota Muslim Pertama

Selasa , 24 May 2022, 06:05 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Esthi Maharani
Cllr Akhtar Zaman terpilih sebagai wali kota Bolton. Ia menjadi Muslim pertama dan orang pertama keturunan Asia yang dipilih untuk jabatan itu.
Cllr Akhtar Zaman terpilih sebagai wali kota Bolton. Ia menjadi Muslim pertama dan orang pertama keturunan Asia yang dipilih untuk jabatan itu.

REPUBLIKA.CO.ID, BOLTON -- Dalam tonggak catatan sejarah lain Muslim di Inggris, Cllr Akhtar Zaman terpilih sebagai wali kota Bolton. Ia menjadi Muslim pertama dan orang pertama keturunan Asia yang dipilih untuk jabatan itu.

 

Terkait

Zaman, yang mewakili Halliwell, mengambil alih peran itu dari Wali kota yang akan keluar, Cllr Linda Thomas. Dalam sambutannya yang emosional, walikota Muslim baru itu mengatakan peran barunya adalah puncak dari perjalanan panjang yang dimulai di sebuah desa kecil di Pakistan.

Mengutip baris-baris puisi yang dikirim ayahnya, Cllr Zaman menyebut, "Saya telah memberikan darah saya untuk perbaikan anggrek ini, ingatlah saya ketika musim semi tiba." Saat pidatonya mencapai akhir, dia berbalik lagi untuk berterima kasih kepada mendiang ayahnya sembari menambahkan, "Sekarang musim semi ada di sini."

Dilansir di About Islam, Senin (23/5/2022), Cllr Zaman diusulkan untuk mengambil peran itu oleh pemimpin Dewan yang baru dikonfirmasi Martyn Cox. Usulan tersebut didukung oleh mantan Walikota Cllr Martin Donaghy, yang mengatakan ia sangat bangga dengan usulan tersebut.

"Jika Anda membutuhkan teman, Akhtar ada untuk Anda. Walikota baru ini selalu memerangi diskriminasi, dalam segala bentuknya," kata Cllr Donaghy.

Awal bulan ini, Worthing Borough di West Sussex menunjuk anggota dewan Henna Chowdhury sebagai walikota Muslim wanita pertama di wilayah tersebut. Di bulan yang sama, dewan kota Westminster mendeklarasikan Hamza Taouzzale yang berusia 22 tahun sebagai walikota penguasa Muslim pertama.

Kota Preston juga memilih Anggota Dewan Javed Iqbal sebagai walikota Muslim pertama pada Mei 2021.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini