Sabtu 28 May 2022 05:04 WIB

14 Calhaj OKU Tunda Keberangkatan

Ada 14 CJH yang mengajukan penundaan keberangkatan haji tahun ini,

Ilustrasi Jamaah haji dan umroh pakai masker di masa pandemi covid-19
Foto: Republika
Ilustrasi Jamaah haji dan umroh pakai masker di masa pandemi covid-19

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan mencatat sebanyak 14 Calon Jamaah Haji (CJH) mengajukan penundaan keberangkatan karena pasangan suami istri atau orang tua terpisah dampak pengurangan kuota haji tahun ini."Ada 14 CJH yang mengajukan penundaan keberangkatan haji tahun ini," kata Kasi Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Abdul Muis di Baturaja, Jumat (27/5/2022).

Dia menjelaskan, dari 297 CJH asal Kabupaten OKU, hanya sebanyak 146 orang di antaranya yang akan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah guna menjalankan ibadah haji tahun ini.Jumlah tersebut berkurang karena terdapat pengurangan kuota, termasuk CJH usia di atas 65 tahun ditunda keberangkatannya hingga tahun depan.

Baca Juga

"Inilah alasan 14 orang CJH yang mengajukan penundaan keberangkatan tahun ini karena terpisah dengan pasangannya yang berusia diatas 65 tahun. Jadi mereka memilih berangkat tahun depan," jelasnya.

Menurutnya, sejauh ini seluruh persiapan CJH yang siap berangkat tahun ini telah final seperti sudah melakukan pelunasan ibadah haji dan mendapat vaksinasi COVID-19 lengkap 100 persen."Termasuk kegiatan manasik haji sudah diikuti seluruh CJH menjelang keberangkatan," kata dia.

Hanya saja, Abdul Muis belum dapat memastikan jadwal pasti keberangkatan para CJHdari Kabupaten OKU menuju Asrama Haji Palembang sebelum terbang ke Mekkah."Informasi terakhir Kabupaten OKU mendapat kloter kedua pada Juni 2022. Nanti kalau ada informasi lanjutan akan kami kabarkan kepada seluruh jamaah," ujarnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
كَانَ النَّاسُ اُمَّةً وَّاحِدَةً ۗ فَبَعَثَ اللّٰهُ النَّبِيّٖنَ مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ ۖ وَاَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيْمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ فِيْهِ اِلَّا الَّذِيْنَ اُوْتُوْهُ مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْهُمُ الْبَيِّنٰتُ بَغْيًا ۢ بَيْنَهُمْ ۚ فَهَدَى اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ مِنَ الْحَقِّ بِاِذْنِهٖ ۗ وَاللّٰهُ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
Manusia itu (dahulunya) satu umat. Lalu Allah mengutus para nabi (untuk) menyampaikan kabar gembira dan peringatan. Dan diturunkan-Nya bersama mereka Kitab yang mengandung kebenaran, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Dan yang berselisih hanyalah orang-orang yang telah diberi (Kitab), setelah bukti-bukti yang nyata sampai kepada mereka, karena kedengkian di antara mereka sendiri. Maka dengan kehendak-Nya, Allah memberi petunjuk kepada mereka yang beriman tentang kebenaran yang mereka perselisihkan. Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus.

(QS. Al-Baqarah ayat 213)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement