Simposium Mengulas Fatwa di Dua Masjid Suci 

Sabtu , 28 May 2022, 23:00 WIB Reporter :Fuji E Permana/ Redaktur : Muhammad Hafil
 Simposium Mengulas Fatwa di Dua Masjid Suci . Foto:  Aktivitas di Masjidil Haram (ilustrasi)
Simposium Mengulas Fatwa di Dua Masjid Suci . Foto: Aktivitas di Masjidil Haram (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID,MAKKAH -- Pejabat Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci baru-baru ini meninjau inisiatif yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengunjung yakni para jamaah.

 

Terkait

Hasil simposium bertajuk "Fatwa di Dua Masjid Suci dan Dampaknya Terhadap Prosedur Fasilitasi Pengunjung” telah mendapat persetujuan dari pimpinan Arab Saudi. Dilansi dari laman Arab News, Sabtu (28/5/2022).

Baca Juga

Proyek yang dibahas pada simposium ilmiah akan diluncurkan di Masjidil Haram di Makkah dan diterjemahkan ke dalam 10 bahasa termasuk Inggris, Prancis, Rusia, Farsi, Turki, Urdu, Cina, Bengali, dan Hausa.

Dr. Abdulrahman Al-Sudais, Kepala Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci, mengatakan simposium tersebut merupakan yang pertama dari jenisnya yang diadakan oleh lembaga pemerintah dan bertujuan untuk mengimplementasikan program-program yang terkait dengan fatwa kepresidenan umum, fatwa di Dua Masjid Suci, dan upaya memudahkan pengunjung mengakses Masjidil Haram, dan Masjid Nabawi di Madinah.

Dia menunjukkan bahwa simposium telah menyoroti dukungan berkelanjutan dari kepemimpinan negara dalam mendukung pengembangan dan administrasi tempat-tempat suci, pemberdayaan perempuan, dan pengenalan teknologi seperti penggunaan robot dan platform elektronik.

Abdulwahab Al-Rasini, penasihat kepresidenan umum, wakil sekretaris untuk urusan pemerintahan, hukum, dan pembangunan, dan pengawas urusan ilmiah dan bimbingan, mengatakan bahwa badan tersebut bersama dengan anggota komite ilmiah untuk penelitian dan buka puasa, memiliki peran penting untuk bermain.

Maher Al-Zahrani, wakil presiden untuk pameran dan museum, mengatakan bahwa pekerjaan renovasi yang dilakukan di Dua Masjid Suci menjadi sorotan melalui sebuah pameran.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini