Bandara AP II Siap Layani Keberangkatan Jamaah Haji ke Tanah Suci Mulai 4 Juni 2022

Sabtu , 04 Jun 2022, 09:32 WIB Reporter :rilis angkasa pura/ Redaktur : Muhammad Subarkah
Jamaah haji memasuki sebuah bandara embarkasi haji. (ilustrasi)
Jamaah haji memasuki sebuah bandara embarkasi haji. (ilustrasi)

Berikut persiapan masing-masing bandara AP II: 

 

Terkait

1. Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang)

Bandara Soekarno-Hatta menjadi bandara embarkasi dengan jumlah jemaah haji paling banyak yakni 29.221 orang jemaah haji dari DKI Jakarta, Jawa Barat Banten dan Lampung yang tergabung di dalam 73 kloter.

Proses keberangkatan dilakukan sejak di Asrama Haji Pondok Gede, Asrama Haji Bekasi dan Asrama Haji Lampung.

Di masing-masing asrama, jamaah haji menjalani proses keimigrasian, kesehatan dan pengecekan keamanan antara lain oleh Aviation Security. Sementara untuk masing-masing bagasi jamaah haji dilakukan proses Bea dan Cukai serta pengecekan keamanan oleh Aviation Security. 

“Proses keberangkatan termasuk security check point untuk keberangkatan jamaah melalui Bandara Soekarno-Hatta dilakukan di asrama haji, didukung perlengkapan, fasilitas dan personel AP II,” ujar Muhammad Awaluddin. 

Setelah melalui proses keberangkatan di asrama haji, jamaah haji dengan bus menuju sisi udara (airside) Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta untuk kemudian menuju central koridor Terminal 2

Central coridor di Terminal 2 berkapasitas sekitar 900 - 1.000 orang jamaah haji sebagai tempat menunggu para jamaah untuk memproses pre-clearance keimigrasian Arab Saudi melalui skema Makkah Route.

“Bandara Soekarno-Hatta adalah satu-satunya bandara di Indonesia yang dilengkapi fasilitas layanan dini pre-clearance kemigrasian Kerajaan Arab Saudi atau Makkah Route. Sehingga, jamaah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci dapat menjalani proses keimigrasian Kerajaan Arab Saudi di Bandara Soekarno-Hatta, untuk mempermudah jamaah saat kedatangan di bandara Madinah atau Jeddah,” ujar Muhammad Awaluddin. 

Fasilitas Makkah Route di Bandara Soekarno-Hatta dilengkapi 15 konter imigrasi Arab Saudi, yang dapat melakukan proses pre-clearance keimigrasian dalam waktu sekitar 60 detik untuk setiap penumpang pesawat/jamaah.

Setelah proses pre-clearance keimigrasian Arab Saudi usai, jamaah haji kemudian menuju boarding lounge untuk siap berangkat ke Tanah Suci dengan maskapai Garuda Indonesia atau Saudia. 

2. Bandara Kualanamu (Deli Serdang)

Bandara Kualanamu melayani keberangkatan jamaah haji dari Sumatera Utara sebanyak 10 kloter dengan jumlah 3.854 orang jamaah haji. 

Proses keberangkatan termasuk keimigrasian dan keamanan dijalani di asrama haji, lalu jamaah dengan bus menuju sisi udara untuk naik pesawat.

3. Bandara Minangkabau (Padang)

Bandara Minangkabau melayani keberangkatan jamaah haji dari Sumatera Barat dan Bengkulu sebanyak 2.883 orang jamaah haji di dalam 8 kloter. 

Proses keberangkatan jamaah termasuk keimigrasian dan keamanan dilakukan di asrama haji, sementara proses pemeriksaan bagasi penumpang di Terminal Kargo Bandara Minangkabau.

4. Bandara Sultan Iskandar Muda (Aceh)

Bandara Sultan Iskandar Muda melayani keberangkatan 6 kloter dengan 2.023 orang jamaah haji. 

Proses keberangkatan termasuk keimigrasian dan keamanan dilakukan di asmara haji untuk kemudian jamaah dengan bus menuju sisi udara bandara.

5. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang)

Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II melayani keberangkatan 3.732 orang jamaah haji asal Sumatera Selatan dan Bangka di dalam 9 kloter.