Oman Akhiri Penyortiran Otomatis Musim Haji 2022, 128 Difabel Terpilih akan Diberangkatkan

Senin , 06 Jun 2022, 05:46 WIB Reporter :Umar Mukhtar/ Redaktur : Muhammad Hafil
Oman Akhiri Penyortiran Otomatis Musim Haji 2022, 128 Difabel Terpilih akan Diberangkatkan. Foto: haji
Oman Akhiri Penyortiran Otomatis Musim Haji 2022, 128 Difabel Terpilih akan Diberangkatkan. Foto: haji

IHRAM.CO.ID,MUSCAT -- Kementerian Wakaf dan Agama (MERA) Oman telah mengakhiri penyortiran otomatis pada Ahad (5/6/2022) ini. MERA juga mengumumkan orang-orang yang berhak untuk musim haji 1443 H/2022.

 

Terkait

Calon jamaah haji (calhaj) terpilih memiliki waktu tiga hari untuk menyelesaikan urusan prosedur kontrak dengan perusahaan yang memberangkatkan mereka.

Baca Juga

"Kementerian mengakhiri penyortiran otomatis, pemberian hak, dan menginformasikan mereka yang berhak untuk musim haji 1443 H melalui sistem (elektronik), untuk menyelesaikan prosedur kontrak yang diperpanjang tiga hari antara jamaah dan perusahaan haji yang disetujui," demikian pernyataan Kementerian, dilansir Times of Oman, Ahad (5/6/2022).

Kementerian juga menyampaikan, kuota kelayakan calhaj yang berangkat dibagikan sesuai hasil penyortiran otomatis. Dalam penyortiran ini, 14 kuota diberikan kepada pasien kanker, 5.381 orang yang berhak menunaikan shalat wajib, 61 orang yang berhak melaksanakan wasiat, 572 orang sukarelawan, dan 128 orang atas nama difabel.

Kementerian tersebut, melalui cuitan di akun Twitter, menyampaikan biaya layanan institusi di Kerajaan Arab Saudi untuk jamaah Kesultanan Oman di Makkah. Biaya untuk haji melalui perjalanan udara ke Madinah adalah 7.577 riyal Saudi atau Rp 29,1 juta.

"Harga rute ziarah melalui udara ke Bandara King Abdulaziz di Jeddah adalah 7.380 riyal. Harga perjalanan haji melalui darat ke Madinah atau Makkah adalah 915 riyal," kata MERA dalam pernyataannya.

Tak hanya itu, MERA juga menjelaskan, biaya yang disebutkan di atas mencakup beberapa hal. Di antaranya biaya layanan, persiapan kamp Mina dan Arafat, asuransi kesehatan, dan biaya transportasi. Termasuk pula di dalamnya pajak pertambahan nilai sebesar 15 persen, serta biaya pencetakan kartu haji seharga 2,5 riyal Oman atau kurang lebih Rp 94 ribu.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini