Jamaah Haji Rute Makkah Pertama Tiba di Jeddah dari Bangladesh

Selasa , 07 Jun 2022, 09:46 WIB Reporter :Rossi Handayani/ Redaktur : Muhammad Hafil
 Jamaah Haji Rute Makkah Pertama Tiba di Jeddah dari Bangladesh. Foto:  Jamaah haji Bangladesh.
Jamaah Haji Rute Makkah Pertama Tiba di Jeddah dari Bangladesh. Foto: Jamaah haji Bangladesh.

IHRAM.CO.ID,JEDDAH -- Gelombang pertama jamaah haji 2022 dari Bangladesh tiba di Jeddah pada Senin (6/6/2022) melalui ruang tunggu Rute Makkah (Makkah Route) khusus di Bandara Internasional Hazrat Shahjalal Dhaka.

 

Terkait

Dilansir dari laman Arab News pada Selasa (7/6/2022), Inisiatif Rute Makkah adalah bagian dari Program 'Guests of God' di Arab Saudi, yang diresmikan Raja Salman pada 2019. Program tersebut berupaya memberikan layanan terbaik kepada pengunjung ke tempat-tempat suci untuk membantu mereka melakukan ritual haji dengan mudah dan nyaman.

Baca Juga

Adapun kedatangan jemaah haji tahun ini dari luar Arab Saudi terjadi setelah dua tahun terhenti akibat pandemi Covid-19. Jamaah haji Bangladesh terlihat turun di bandara oleh duta besar Arab Saudi untuk Bangladesh Issa bin Youssef Al-Duhailan.

Dia sebelumnya telah memeriksa kesiapan ruang tunggu.

Pejabat tinggi Bangladesh, termasuk Menteri Negara Urusan Agama Mohammad Faridul Haq Khan dan Menteri Penerbangan Sipil dan Pariwisata Mahbub Ali, juga hadir di bandara untuk mendoakan para jamaah perjalanan yang aman ke tempat-tempat suci.

Inisiatif Rute Makkah sedang dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Kementerian Luar Negeri, Otoritas Umum Penerbangan Sipil, Zakat, Otoritas Pajak dan Bea Cukai, Otoritas Saudi untuk Data dan Kecerdasan Buatan, program 'Guests of God', Saudi Passport, dan perusahaan keamanan digital Saudi Elm Co.

Ini termasuk mengeluarkan visa, memastikan karakteristik biologis jamaah dan memenuhi persyaratan kesehatan, dan mengkodifikasi dan menyortir bagasi di bandara di negara asal jamaah. Lima negara dalam inisiatif di antaranya, Pakistan, Malaysia, Indonesia, Maroko, dan Bangladesh.

Menurut seorang pejabat Paspor Saudi, setiap jamaah Bangladesh dari inisiatif pada 2019 membutuhkan waktu antara 20 dan 25 detik untuk menyelesaikan prosedur perjalanan mereka di ruang tunggu Dhaka. Sementara Kementerian Haji dan Umrah Saudi mengatakan, pemerintah telah bekerja selama berbulan-bulan untuk memanfaatkan semua kemampuannya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah.

Pihaknya juga menegaskan kesiapannya untuk menerima jamaah haji tahun ini bekerjasama dengan seluruh instansi pemerintah.

Di samping itu, Arab Saudi meningkatkan kapasitas haji tahun ini menjadi satu juta jamaah. Ini juga disertai tindakan kesehatan yang diperlukan harus diambil untuk keselamatan semua orang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini