Kabinet Puji Inisiatif Rute Makkah Musim Haji di Beberapa Negara

Rabu , 08 Jun 2022, 15:13 WIB Reporter :Rossi Handayani/ Redaktur : Muhammad Hafil
 Kabinet Puji Inisiatif Rute Makkah di Beberapa Negara. Foto:  Kedatangan jamaah calon haji Indonesia Kloter JKG 1 yang mendarat pada pukul 13:30, di Gate Road makkah Bandara Prince Mohammad Abdulaziz International Airport, Madinah, Ahad (7/7). Ini merupakan kedatangan pertama dengan menggunakan layanan fasttrack, yang hanya membutuhkan waktu 15 menit dari turun pesawat sampai jamaah menaiki bus.
Kabinet Puji Inisiatif Rute Makkah di Beberapa Negara. Foto: Kedatangan jamaah calon haji Indonesia Kloter JKG 1 yang mendarat pada pukul 13:30, di Gate Road makkah Bandara Prince Mohammad Abdulaziz International Airport, Madinah, Ahad (7/7). Ini merupakan kedatangan pertama dengan menggunakan layanan fasttrack, yang hanya membutuhkan waktu 15 menit dari turun pesawat sampai jamaah menaiki bus.

IHRAM.CO.ID,JEDDAH -- Kabinet, yang diketuai oleh Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman pada Selasa (7/6/2022) sore di Istana Al-Salam, memuji peluncuran Inisiatif Rute Makkah (Makkah Route Initiative) di beberapa negara dengan tujuan menerima jamaah, dan menyelesaikan prosedur dari negaranya dengan mudah.

 

Terkait

Dilansir dari laman Saudi Gazette pada Rabu (8/6/2022), Mereka kembali menegaskan bahwa inisiatif ini dilaksanakan sebagai bagian dari keinginan negara untuk mengembangkan kualitas layanan yang diberikan kepada para jemaah haji ke tingkat tertinggi. Selain itu juga untuk mewujudkan target dan program Saudi Vision 2030.

Baca Juga

Pada awal sesi, Kabinet diberi pengarahan tentang pembicaraan dan diskusi baru-baru ini yang terjadi antara pejabat Saudi dan rekan-rekan mereka di sejumlah negara. Hal ini untuk mengembangkan hubungan dan mendorong mereka ke arah kerja sama serta koordinasi lebih lanjut guna melayani kepentingan bersama. Lalu berkontribusi untuk membangun keamanan dan stabilitas di kawasan serta dunia.

Kabinet kemudian menyampaikan sejumlah laporan tentang perkembangan di berbagai arena, menegaskan kembali keinginan Arab Saudi dalam mendukung upaya PBB mencapai solusi politik yang berkelanjutan untuk krisis Yaman dan mengakhiri penderitaan rakyatnya. Hal ini untuk mendukung kemanusiaan, ekonomi, dan aspek pembangunan untuk memberikan kontribusi bagi keamanan dan stabilitas mereka.

Di samping itu, Kabinet meninjau hasil pertemuan sesi ke-152 Dewan Menteri Gulf Cooperation Council (GCC) mengenai perkembangan aksi Teluk bersama, serta meningkatkannya di segala bidang. Hal tersebut di samping perkembangan regional dan internasional  permasalahan politik.

Selanjutnya, Kabinet memuji hasil Konferensi Keempat Organisasi Kerjasama Islam (OKI) tentang Mediasi, yang diadakan di Jeddah. Kabinet dalam konteks ini mengacu pada upaya-upaya besar yang telah dilakukan oleh Arab Saudi sejak berdirinya, dalam menengahi antar negara untuk menyelesaikan perselisihan dengan cara damai.

Kabinet turut menyambut baik pengumuman anggota Terrorist Financing Targeting Center (TFTC), termasuk Arab Saudi, untuk menunjuk 16 nama, 13 individu dan tiga entitas yang berafiliasi dengan berbagai organisasi teroris. Kabinet menghargai kerja sama yang bermanfaat antara negara-negara GCC dan Amerika Serikat (AS) di bidang ini dan memperkuat kemampuan regional untuk menargetkan kegiatan yang menimbulkan ancaman bagi keamanan.

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini