Keberangkatan Jamaah Haji Kota Bandung Semakin Dekat, Yana: Semoga Mabrur 

Rabu , 08 Jun 2022, 18:52 WIB Reporter :Dea Alvi Soraya/ Redaktur : Muhammad Hafil
Keberangkatan Jamaah Haji Kota Bandung Semakin Dekat, Yana: Semoga Mabrur. Foto:   Jamaah haji memasuki sebuah bandara embarkasi haji. (ilustrasi)
Keberangkatan Jamaah Haji Kota Bandung Semakin Dekat, Yana: Semoga Mabrur. Foto: Jamaah haji memasuki sebuah bandara embarkasi haji. (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID,BANDUNG—1.116 jamaah calon haji asal Kota Bandung dijadwalkan berangkat ke tanah suci mulai 17 hingga 30 Juni mendatang. Tahun ini menjadi tahun pertama kembali dibukanya perjalanan haji bagi jamaah Indonesia, meskipun kouta yang diberikan hanya 45 persen. 

 

Terkait

Wali Kota Bandung Yana Mulyana menghantarkan doa dan harapan terbaik bagi para calon jamaah haji yang telah lama menantikan perjalanan suci ini. Dia berharap agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan dapat kembali ke tanah air dengan sehat dan selamat. 

Baca Juga

“Bismillah mudah-mudahan berjalan lancar semua sehat melakukan ibadah dengan khusyuk disana kemudian insyaallah bisa kembali ke tanah air dengan sehat selamat dan hajinya mabrur,” harapnya. 

Keberangkatan ribuan jamaah itu rencananya akan dibagi menjadi dua tahap, dimana dua kloter pertama akan sepenuhnya diisi oleh jamaah asal Kota Bandung, sementara dua kloter sisanya merupakan gabungan dengan kabupaten lain. 

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kota Bandung Boy Hari Novian mengatakan, pelepasan peserta jamaah haji akan dibagi dalam beberapa sesi sesuai kloter keberangkatan masing-masing. Untuk keberangkatan tanggal 17 Juni akan diisi oleh rombongan dari kloter 21, sedangkan kloter 27 akan diberangkatkan pada 22 Juni 2022. 

“Kloter 33 berangkat 26 Juni, kalau kloter 42 akan berangkat 30 Juni,” ujarnya. 

Dia mengatakan bahwa seluruh kloter utuh Kota Bandung akan berangkat dari Polda Jabar, sedangkan kloter gabungan aakan diberangkatkan dari Kantor Kemenag Kota Bandung. Dia menjelaskan, seluruh jamaah yang diberangkatkan tahun ini merupakan calon jamaah yang telah mendaftarkan diri sejak 2011 dan telah melakukan pelunasan pada 2020. 

“Itu pun dengan batasan-batan seperti yang berangkat hanya usia 65 tahun ke bawah, sudah lunas di 2020, dan sudah vaksin lengkap. Kalau tidak memenuhi syarat, tidak bisa berangkat dulu. Jika tahun depan sudah normal bisa jadi bisa diberangkatkan tahun depan,” kata Boy.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini