Visa Haji Khusus Sudah Keluar, 16 Juni Berangkat

Senin , 13 Jun 2022, 12:45 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Hafil
Visa Haji Khusus Sudah Keluar, 16 Juni Berangkat. Foto:   Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umroh Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi, saat menyampaikan update hasil kunjungan tim Sapuhi ke tenda Maktab Armina, Selasa (7/6/2022).
Visa Haji Khusus Sudah Keluar, 16 Juni Berangkat. Foto: Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umroh Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi, saat menyampaikan update hasil kunjungan tim Sapuhi ke tenda Maktab Armina, Selasa (7/6/2022).

IHRAM.CO.ID,MADINAH--Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan visa bagi jamaah haji khsusus. Setelah keluar visa, jamaah haji khusus ini akan mulai diberangkatkan tanggal 16-17 Juni 2022.

 

Terkait

"Visa sudah mulai ada yang keluar. Jadi Insya Allah tangal 16 atau 17 Juni sudah bisa ada yang berangkat ke Madinah untuk haji khusus," kata Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umroh Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi, Senin (13/6/2022).

Baca Juga

Syam mengatakan, saat ini penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) sedang menunggu visa haji mujamalah. PIHK berharap dalam waktu dekat ini visa haji mujamalah segera keluar.

"Beberapa PIHK masih menunggu kepastian visa haji mujamalah," ujarnya.

Syam mengatakan jika visa haji mujamalah sudah keluar, maka PIHK bisa memberangkatkan bersamaan dengan haji khusus. Haji mujamalah merupakah haji undangan raja tanpa menunggu antrian.

"Sehingga bisa digabungkan dengan haji kuota untuk pemberangkatan di program awal," katanya.

Selain itu PIHK juga sedang menunggu konfirmasi dari beberapa airline penerbangan. Sampai saat ini penerbangan bagi haji kusus belum terkonfirmasi pihak airline.

"Beberapa airline belum memberikan konfirmasi untuk keberangkatan dan kepulangannya," katanya.

Syam mengatakan, karena semua masih mencoba-coba jadwal penerbangan. Saat ini memang sudah ada jadwal penerbangan bagi jamaah haji mujamalah, namun visanya belum keluar.

"Sementara yang sudah mendapat konfirmasi tetapi karena visa mujamalah belum ada kepastian jatuh tempo untuk pelunasan masih belum bisa dilakukan," katanya.

Syam mengatakan untuk mengatasi persoalan tersebut, Sapuhi bersurat kepada semua pihak airline yang memiliki rute penerbangan Indonesia-Arab Saudi.

Syam mengatakan, isi surat yang dikirim Sapuhi adalah agar maskapai memberikan kelonggaran terhadap deposit-deposit atau full payment seat yang dibooking bisa diberikan waktu sampai seminggu kedepan.

"Agar persiapan haji mujamalahnya bisa lebih pasti dan booking seatnya tidak harus ada kena pembatalan," katanya.

Permintaan itu disampaikan, agar PIHK dan jamaah bisa menyelenggarakan haji dengan nyaman. 

 

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini