Operator Haji Inggris Terancam Gulung Tikar, Kok Bisa?

Senin , 13 Jun 2022, 13:44 WIB Reporter :Mabruroh/ Redaktur : Ani Nursalikah
Isyarat-isyarat di Masjid al-Haram tidak Ada yang berbahasa Indonesia. Hanya ada bahasa Arab, Inggris, dan Urdu. Ini menjadi salah satu faktor rawannya jamaah haji Indonesia tersesat. Pemerintah memaksimalkan Sekto Khusus Masjid al-Haram mengantisipasi ini. Operator Haji Inggris Terancam Gulung Tikar, Kok Bisa?
Isyarat-isyarat di Masjid al-Haram tidak Ada yang berbahasa Indonesia. Hanya ada bahasa Arab, Inggris, dan Urdu. Ini menjadi salah satu faktor rawannya jamaah haji Indonesia tersesat. Pemerintah memaksimalkan Sekto Khusus Masjid al-Haram mengantisipasi ini. Operator Haji Inggris Terancam Gulung Tikar, Kok Bisa?

IHRAM.CO.ID, LONDON -- Arab Saudi merilis portal baru untuk pendaftaran haji bagi warga Eropa, Amerika, dan Australia. Portal baru ini memicu kontroversi dan berpotensi membuat industri haji di Inggris runtuh.

 

Terkait

 

Baca Juga

Arab Saudi mengimbau agar jamaah haji dari Eropa dan AS merencanakan perjalanan mereka kembali melalui portal online Saudi yang telah disiapkan. Imbauan ini tentu saja yang berpotensi membuat operator haji Inggris gulung tikar.

 

Seorang agen perjalanan mengatakan kepada Sky News dia harus mengembalikan hampir 280 ribu pound (Rp 5 miliar) kepada pelanggan dan prospek bisnisnya genting. "Ini adalah pendapatan kami dan ada banyak agen yang bertahan dengan ini. Kami juga berkontribusi pada ekonomi Inggris," kata agen perjalanan dan pemandu haji, Abu Sayed Ansarey dilansir dari Al Araby, Sabtu (11/6/2022).

 

Industri ini bisa berada di ambang kehancuran karena sistem terpusat baru yang secara efektif menyingkirkan operator tur haji domestik. Selain itu, calon jamaah juga mengaku khawatir harus membayar ribuan dolar untuk pergi haji melalui portal yang masih baru dan belum teruji itu.

 

Mereka juga khawatir kemungkinan bisa kehilangan uang dalam jumlah besar karena tidak jelas apakah pemesanan akan ditanggung oleh skema ATOL Inggris. ATOL Inggris memberikan perlindungan finansial kepada wisatawan dan peziarah jika terjadi pembatalan penerbangan, kecelakaan, dan lainnya.

 

Pemohon haji yang menggunakan sistem ini juga mengeluh tentang spam yang dilakukan oleh perusahaan kecantikan yang menyebabkan kekhawatiran tentang perlindungan data. Arab Saudi minggu ini mengumumkan portal online baru atau pendaftaran haji eletronik untuk jemaah haji, yang dikenal sebagai Motawif. Portal ini untuk jamaah haji dari Amerika, Eropa, dan Australia.

 

Pihak berwenang Saudi mengatakan sistem itu akan menyederhanakan proses bagi jamaah haji dan mencegah penipuan, setelah sejumlah keluhan tentang operator wisata palsu mencuri uang dari peziarah. Motawif juga akan mengoperasikan sistem undian untuk memilih jamaah haji setiap tahun, yang biasanya kelebihan permintaan.

 

Sistem ini telah banyak dikritik di media sosial, yang diluncurkan hanya sebulan sebelum haji dan dengan sedikit informasi tentang bagaimana sistem itu akan bekerja. Pihak berwenang Saudi telah mengatakan mereka yang telah memesan haji untuk tahun ini perlu meminta pengembalian dana, yang berarti operator haji di Inggris harus membayar ribuan pound kembali kepada pelanggan.

https://english.alaraby.co.uk/news/uks-hajj-industry-could-collapse-over-saudi-red-tape

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini