Jamaah Haji Asal Lamongan Meninggal di Madinah

Rabu , 15 Jun 2022, 12:15 WIB Reporter :Dadang Kurnia/ Redaktur : Muhammad Hafil
Jamaah Haji Asal Lamongan Meninggal di Madinah. Foto ilustrasi:   Suasana pemakaman para sahabat dan syuhada di Komplek Makam Baqi, Madinah.
Jamaah Haji Asal Lamongan Meninggal di Madinah. Foto ilustrasi: Suasana pemakaman para sahabat dan syuhada di Komplek Makam Baqi, Madinah.

IHRAM.CO.ID,SURABAYA -- Jamaah haji asal Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, Lamongan yang tergabung dalam kloter SUB-4, Bawuk Karso Samirun (56) dinyatakan meninggal dunia Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah. Jamaah haji yang berangkat ke tanah suci pada Senin (6/6/2022) itu masuk ke KKHI Madinah pada Sabtu (11/6/2022). Ketua Kloter SUB-4, M. Kholid menyatakan, sebelum meninggal, Bawuk sempat dirawat selama 3 hari di KKHI Madina.

 

Terkait

"Satu hari diobervasi di UGD, setelah stabil dipindah di ruang perawatan. Kemudian dinyatakan meninggal pada Senin 14 Juni 2022 pukul 13.45 waktu setempat," ujar Khalid dalam siaran pers tertulisnya, Rabu (15/6/2022).

Baca Juga

Ia menjelaskan, jamaah haji tersebut masuk dalam daftar manifes tidak termasuk kategori resiko tinggi. Artinya masih memenuhi syarat istithaah. Khalid menambahkan, hasil pemeriksaan, yang bersangkutan meninggal dengan diagnosis cardiovascular diseases. Keluarga yang mendampingi almarhum di Madinah sudah mengetahui dan mengikhlaskan.

"Jenazah almarhumah ini lantas dimakamkan di Pemakaman Uhud Madinah," ujarnya.

Kakanwil Kemenag Jawa Timur husnul Maram menjelaskan, jamaah haji yang meninggal dunia akan mendapatkan badal haji. Badal haji akan dilakukan oleh petugas PPIH yang ditunjuk dan pernah berhaji. Selain itu, setiap jemaah haji Indonesia yang meninggal akan mendapat asuransi dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama.

"Prosesnya setelah mendapatkan surat keterangan meninggal KJRI di Jeddah," kata Maram.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini