Pemkab Parigi Bantu Biaya Transportasi Haji Rp 85 Juta

Selasa , 21 Jun 2022, 01:20 WIB Redaktur : Ani Nursalikah
Sejumlah calon haji berdoa bersama saat mengikuti acara pelepasan di Asrama Haji Transit Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (18/6/2022). Sebanyak 903 calon haji dari Sulawesi Tengah akan diberangkatkan ke tanah suci secara bertahap melalui embarkasi Balikpapan mulai 24 Juni 2022. Pemkab Parigi Bantu Biaya Transportasi Haji Rp 85 Juta
Sejumlah calon haji berdoa bersama saat mengikuti acara pelepasan di Asrama Haji Transit Palu di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (18/6/2022). Sebanyak 903 calon haji dari Sulawesi Tengah akan diberangkatkan ke tanah suci secara bertahap melalui embarkasi Balikpapan mulai 24 Juni 2022. Pemkab Parigi Bantu Biaya Transportasi Haji Rp 85 Juta

IHRAM.CO.ID, PARIGI -- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengatakan pemerintah kabupaten setempat berkontribusi dengan membiayai transportasi calon jamaah haji (Calhaj) senilai Rp 85,995 juta pergi-pulang dari Kota Palu-Balikpapan dan sebaliknya.

 

Terkait

"Tentunya ongkos transportasi ini sangat membantu calhaj guna melancarkan proses perjalanan mereka ke Tanah Suci nanti," kata Kepala Kantor Kemenag Parigi Moutong Muslimin, Senin (20/6/2022).

Baca Juga

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan Pemkab Parigi Moutong, per satu calhaj dibantu Rp 1,1 juta lebih dengan total jamaah berangkat 77 orang ditambah satu pendamping haji. Biaya transportasi reguler diberikan Pemda setempat sebagai bentuk kontribusi dalam menyukseskan ibadah haji. 

"Termasuk ongkos transportasi menuju Asrama Haji transit Palu ditanggulangi pemerintah setempat," ujar Muslimin.

Ia mengemukakan bantuan Pemda terhadap kesuksesan perjalanan haji diberikan setiap musim haji, kecuali dua tahun sebelumnya karena tidak ada pemberangkatan akibat dampak pandemi Covid-19.

Saat ini, Kemenag Parigi Moutong masih melakukan sortir logistik/koper calhaj sebelum diangkut ke Asrama Haji transit Palu yang dijadwalkan keberangkatan pada Jumat (24/6/2022).

"Hari ini terakhir sortir logistik, dan kami berharap perlengkapan digunakan saat melaksanakan ibadah nanti tidak ada tertinggal," ucap Muslimin.

Dari pengecekan logistik, tidak ada ditemukan barang-barang bawaan calhaj yang dilarang dalam ketentuan perjalanan haji, seperti senjata tajam, cairan bersifat korosif, makanan berbau menyengat, obat-obatan terlarang, perhiasan, dan uang tunai dalam jumlah banyak serta sejumlah benda tertentu lainnya.

"Sejak pelaksanaan manasik imbauan ini sudah disampaikan kepada calon jamaah, dan kami berharap sekembalinya mereka menunaikan rukun Islam kelima menjadi haji mabrur," ujar Muslimin. 

Menurut catatan kantor Kemenag setempat, terdapat satu orang calhaj termuda dengan jenis kelamin laki-laki usia 26 tahun.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini