Koperasi di Surabaya Inisiasi Talangan Haji dan Umrah Tanpa Bunga

Kamis , 23 Jun 2022, 17:23 WIB Reporter :Dadang Kurnia/ Redaktur : Fuji Pratiwi
Kegiatan tawaf saat umrah (Ilustrasi). Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Gerbang Energi Nasional menginisiasi pembiayaan atau talangan haji dan umrah tanpa bunga.
Kegiatan tawaf saat umrah (Ilustrasi). Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Gerbang Energi Nasional menginisiasi pembiayaan atau talangan haji dan umrah tanpa bunga.

IHRAM.CO.ID, SURABAYA -- Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Gerbang Energi Nasional menginisiasi pembiayaan atau talangan haji dan umrah tanpa bunga.

 

Terkait

Calon jamaah haji dan umrah yang mengajukan pembiayaan lewat koperasi tersebut, bisa mendapat dana talangan tanpa bunga. Cicilannya pun bisa diakukan sepulang jamaah dari Tanah Suci.

Baca Juga

Kepala Kantor Pusat Operasional Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Gerbang Energi Nasional, Indah, menjelaskan, jika calon jamaah umrah harus membayar sebesar Rp 25 juta, mereka cukup membayar uang muka (DP) sebesar Rp 10 juta. Sisanya bisa dicicil setelah mereka melaksanakan ibadah umrah tersebut, tanpa bunga.

"Jadi memang tidak ada bunga. Konsep kami bebas dari riba," ujar Indah saat ditemui di kantornya, Jalan Jawa, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (23/6/2022).

Indah menjelaskan, skema serupa juga diterapkan bagi jamaah yang khendak melaksanakan ibadah haji. Dimana koperasi yang dipimpinnya melayani pendaftara haji furoda. Haji furoda adalah haji yang visanya diperoleh dari Kerajaan Arab Saudi di luar kuota haji yang ditetapkan oleh Kemenag RI.

Indah menjelaskan, untuk pelaksanaan haji furoda, dana talangan yang digunakan berasal dari investor yang telah bekerja sama dengan koperasi. Dimana pihaknya telah bekerja sama dengan investor dari Dubai dan Arab Saudi. Calon jamaah haji tinggal membayar DP, dan sisanya dibayar setelah menjalankan ibadah haji, juga tanpa bunga.

Indah menyadari banyaknya lembaga pembiayaan yang juga menyiapkan dana talangan, khususnya untuk umrah. Namun, kata dia, di tempat lain biasanya ada bunga yang ditetapkan.

"Kalau pembiayaan yang lain itu kalau misalkan sisa dan yang bekum dibayar itu Rp 15 juta, kan biasanya ada bunga. Bisa menjadi Rp 20 juta, sampai Rp 25 juta. Di kita, ini tetap sesuai akadnya," ujar dia.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini