Jelang Puncak Haji, Jamaah Haji Diminta Bersiap Diri

Rabu , 06 Jul 2022, 19:00 WIB Reporter :Rr Laeny Sulistywati/ Redaktur : Agung Sasongko
Jamaah haji Indonesia yang telah bergeser ke Makkah dari Madinah melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram, Rabu (15/6).
Jamaah haji Indonesia yang telah bergeser ke Makkah dari Madinah melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram, Rabu (15/6).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang puncak ibadah haji 2022, Organisasi massa Islam Mahdlatul Ulama (NU) meminta para jamaah bersiap-siap. Jamaah mempersiapkan diri dengan membersihkan diri dan memakai pakaian ihram.

 

Terkait

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan KH Ahmad Fahrurrozi menjelaskan, awal puncak pelaksanaan ibadah haji adalah wukuf di Padang Arafah, yakni pada 9 Dzulhijjah. 

Baca Juga

"Menjelang wukuf di Arafah, semua jamaah haji bersiap-siap pergi ke Arafah pada 8 Dzulhijjah. Biasanya jamaah melakukan persiapan dengan membersihkan diri terlebih dahulu dan kemudian langsung memakai pakaian ihram," ujarnya saat dihubungi Republika, Rabu (6/7/2022).

Ia menambahkan pada 8 Dzulhijjah secara berangsur jamaah haji diangkut oleh bus menuju Arafah. Sebelum berangkat ke Arafah, dari hotel mereka melakukan niat ihram haji sebagai tanda dimulainya pelaksanaan ibadah haji. Kemudian, jamaah haji berkumpul di Padang Arafah mulai malam hari sebelum waktu Zhuhur. Sebab pelaksanaan wukuf dimulai pada saat tergelincir matahari waktu Zhuhur dan diakhiri sampai terbenam matahari waktu maghrib pada 9 Dzulhijjah.

"Oleh karena itu, hendaknya mereka menjaga kesehatan dan stamina, untuk konsentrasi puncak kegiatan haji selama beberapa hari menginap di Arafah, muzdalifah, dan Mina," katanya.

Terkait amalan yang bisa dilakukan jamaah selama puncak haji, dia menyebutkan melakukan shalat zhuhur dan ashar dijamak dan diqashar lalu mendengarkan khutbah wukuf yang disampaikan oleh khatib dari petugas haji atau tokoh agama yang ada dalam rombongan haji.

Selanjutnya diisi dengan memperbanyak bacaan doa dan dzikir secara bersama atau mandiri sampai sore petang hari. Setelah itu secara berangsur semua jamaah haji diangkut menggunakan bus menuju Muzdalifah untuk melakukan mabit di sana.

"Hendaknya mereka berdoa secara khusyu' dan berusaha menangis, bertaubat semampunya. Doa sangat dikabulkan pada momentum Arafah, termasuk doa untuk bangsa Indonesia," ujarnya. 

Sebelumnya, jamaah haji akan segera memasuki fase puncak haji. Wukuf di Arafah akan berlangsung pada 8 Juli 2022. Jamaah haji mulai diberangkatkan dari hotel di Makkah menuju Arafah pada 7 Juli 2022. N Rr Laeny Sulistyawati

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini