Tips Sehat Saat Idul Adha dalam Konsumsi Daging Kurban 

Ahad , 10 Jul 2022, 09:10 WIB Reporter :Haura Hafizah/ Redaktur : Muhammad Hafil
Panitia menyiapkan daging kurban untuk dibagikan kepada warga di Masjid Jami Al Huda Muhammadiyah, Tebet, Jakarta, Sabtu (9/7/2022). Sebanyak 17 sapi dan 18 kambing yang dikurbankan di masjid tersebut diaslurkan kepada 1.750 mustahik yang berada di wilayah Kecamatan Tebet. Republika/Putra M. Akbar
Panitia menyiapkan daging kurban untuk dibagikan kepada warga di Masjid Jami Al Huda Muhammadiyah, Tebet, Jakarta, Sabtu (9/7/2022). Sebanyak 17 sapi dan 18 kambing yang dikurbankan di masjid tersebut diaslurkan kepada 1.750 mustahik yang berada di wilayah Kecamatan Tebet. Republika/Putra M. Akbar

IHRAM.CO.ID,JAKARTA-- Ahli Gizi dari Rumah Sakit Swasta di Turki mengatakan ada peningkatan konsumsi daging dan manis selama Hari Raya Idul Adha. Sehingga masyarakat harus mengontrol dalam memilih makanan.

 

Terkait

Baca Juga

"Pasien kardiovaskular, diabetes, hipertensi dan ginjal harus memberi perhatian khusus pada konsumsi daging merah selama periode ini," katanya dikutip dari raillynews pada Ahad (10/7/2022). 

Kemudian, ia melanjutkan perlu berhati-hati dalam memilih makanan yang tepat, keamanan pangan, penyimpanan persiapan dan metode memasak daging.

Berikut tips sehat saat Idul Adha dalam konsumsi daging qurban yaitu : 

1. Pilih Merebus dan Memanggang 

Memberikan informasi tentang apa yang harus dipertimbangkan tentang konsumsi daging selama hari raya. Daging hewan yang disembelih pada hari perayaan biasanya dimasak dan dikonsumsi dalam beberapa jam tanpa menunggu.  

Namun, daging adalah makanan yang sulit dicerna, terutama bagi orang yang menderita penyakit perut, sebaiknya tidak mengonsumsi daging tanpa beristirahat di lemari es selama 24 sampai 48 jam.  

Daging yang dikeluarkan dari freezer untuk dimasak harus dicairkan di rak bawah lemari es, daging yang dicairkan harus segera dimasak dan tidak dibekukan lagi.  

Sebagai metode memasak. Metode seperti merebus, memanggang dan memanggang harus lebih disukai, menggoreng dan memanggang harus dihindari.  

Jika daging akan dipanggang, tidak boleh digoreng sehingga menjadi gosong, zat karsinogenik terbentuk pada daging gosong.  Daging tidak boleh dipotong-potong besar, tetapi harus dipotong kecil-kecil, satu untuk setiap kali makan, dan dimasukkan ke dalam tas freezer dan disimpan di freezer atau deep freezer.

2. Konsumsi Daging Secara Berkala 

Tidak benar mengkonsumsi daging segera setelah dipotong.  Oleh karena itu, pada hari pertama sebaiknya memilih sarapan yang sehat dengan makanan seperti telur, keju, sayuran dingin, minyak zaitun, roti gandum utuh dan meninggalkan konsumsi daging untuk nanti.  Setelah sarapan sehat, Anda akan lebih mudah mengontrol porsi daging, permen dan kue kering.  

Adanya makanan seperti sayuran atau salad dengan kandungan daging buah yang tinggi, roti gandum selain daging akan menghindarkan Anda dari masalah tersebut.  Selain itu, dengan daging, Anda harus lebih memilih nasi, pasta dan yogurt daripada minuman asam.  

Konsumsi teh dan kopi dalam jumlah berlebihan, terutama saat kunjungan liburan, dapat menyebabkan kehilangan air yang berlebihan dari tubuh karena efek diuretiknya.  

Jadi, cobalah untuk minum 2 sampai 3 liter air setiap hari.  Terhadap peningkatan konsumsi permen selama liburan akan lebih baik untuk memilih makanan penutup yang mengandung susu dan buah daripada kue-kue yang mengandung banyak lemak dan gula.

Sumber : 

https://www.raillynews.com/2022/07/Healthy-Eating-Tips-for-Eid-al-Adha/amp/

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini