Direnovasi, Masjid BSI Penanjakan Bromo Diharapkan Beri Kemudahan Wisatawan Beribadah

Jumat , 22 Jul 2022, 16:17 WIB Reporter :Dadang Kurnia/ Redaktur : Agung Sasongko
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri)  bersama Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi (tangah) serta  Plt Kepala Balai Besar TNBTS Novita Kusuma Wardani (kanan) memukul beduk saat  peresmian Masjid BSI di kawasan Gunung Bromo, Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (22/07/2022).  Masjid yang berada pada ketinggian 2.680 meter di atas permukaan laut (MDPL) tersebut diharapkan dapat memperkuat pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi umat serta dapat mendukung pemulihan sektor pariwisata di kawasan Gunung Bromo.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) bersama Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi (tangah) serta Plt Kepala Balai Besar TNBTS Novita Kusuma Wardani (kanan) memukul beduk saat peresmian Masjid BSI di kawasan Gunung Bromo, Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (22/07/2022). Masjid yang berada pada ketinggian 2.680 meter di atas permukaan laut (MDPL) tersebut diharapkan dapat memperkuat pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi umat serta dapat mendukung pemulihan sektor pariwisata di kawasan Gunung Bromo.

IHRAM.CO.ID, PASURUAN -- Masjid BSI Penanjakan Bromo, Desa Wonokitri, Tosasi, Pasuruan telah selesai direnovasi. Peresmian hasil renovasi masjid yang berlokasi di ketinggian 2.680 meter di atas permukaan laut itu dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Dirut PT Bank Syariah Indonesia Tbk.(BSI) Hery Gunardi.

 

Terkait

Khofifah menilai, selama ini salah satu harapan terbesar wisatawan adalah adanya tempat ibadah yang representatif untuk melaksanakan Sholat Subuh di Penanjakkan Bromo, sebelum menikmati sunrise. Khofifah berharap masjid tersebut dapat memberikan kemudahan, keberkahan, dan manfaat bagi warga sekitar dan wisatawan yang ingin beribadah saat menikmati keindahan alam Gunung Bromo. 

Baca Juga

“Tentunya masjid di sini juga memiliki pemandangan indah dan cuaca yang sejuk tanpa mengganggu ekosistem alam dan masyarakat sekitar. Insya Allah memberikan manfaat pada masyarakat dan kebahagiaan dunia akherat,” kata Khofifah.

Selain itu, lanjut Khofifah, keberadaan Masjid BSI Penanjakan tersebut menjadi bentuk sinergi yang kuat dari berbagai elemen strategis di Jatim dalam memberikan penguatan pelayanan bagi masyarakat. Khofifah berharap keberadaan masjid ini dapat memperkuat peran masjid dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi umat. Serta dapat mendukung pemulihan sektor pariwisata di Bromo. 

“Saat ini masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat peradaban bagi umat Islam. Karena masjid dapat berfungsi sebagai upaya pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi umat. Oleh karena itu, masjid menyimpan potensi yang sangat besar dalam meningkatkan kesejahteraan umat,” ujarnya.