Pelita Air Bidik Penerbangan Umroh dan Haji Tahun Depan

Kamis , 20 Oct 2022, 19:07 WIB Redaktur : Ani Nursalikah
Untuk saat ini, Pelita Air Service memiliki 2 unit Pesawat Airbus A320-200. Pelita Air Bidik Penerbangan Umroh dan Haji Tahun Depan
Untuk saat ini, Pelita Air Service memiliki 2 unit Pesawat Airbus A320-200. Pelita Air Bidik Penerbangan Umroh dan Haji Tahun Depan

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Maskapai penerbangan Pelita Air menyampaikan rencana untuk melayani penerbangan umroh dan haji mulai 2023 yang sejalan dengan antusiasme masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci.

 

Terkait

"Berapapun yang disediakan oleh maskapai kapasitasnya pasti akan selalu kurang. Jadi kami melihat itu adalah segmen yang akan kita garap tahun depan," kata Direktur Utama Pelita Air Dendy Kurniawan, Kamis (20/10/2022).

Baca Juga

Dendy menyampaikan Pelita Air mengikuti arahan Kementerian BUMN dengan berfokus pada penerbangan domestik. Namun demikian, rencana untuk melayani penerbangan umroh dan haji dilatarbelakangi oleh jumlah penduduk Muslim di Indonesia yang sangat besar, sehingga Pelita Air turut berkontribusi kepada masyarakat dalam memilih transportasi udara.

Pada tahun ini Pelita Air juga tengah mengupayakan untuk menambah lima pesawat jenis Airbus A320, guna melayani penerbangan berjadwal di dua rute yaitu Jakarta - Denpasar, Bali PP dan Jakarta - Yogyakarta PP.

"Tahun ini kami upayakan lima unit pesawat, untuk selanjutnya di tahun 2023 menambah 10 pesawat, tahun 2024 tambah 10 pesawat, dan seterusnya," ujarnya.

Direktur Sumber Daya Manusia PT Pertamina (Persero) Erry Sugiharto menyatakan optimistis Pelita Air akan semakin berkembang di sektor penerbangan Tanah Air. "Kemarin malam kita dengan komisaris Pertamina juga membahas tentang perkembangan Pelita Air, harapannya bisa lebih besar dari hari ini," kata Erry.

Ia mengatakan, PT Pertamina selaku induk holding dari Pelita Air selalu mendukung upaya-upaya perusahaan yang bertujuan mengembangkan usaha di sektor transportasi udara. Erry juga berharap agar Pelita Air segera membuka rute-rute domestik baru yang seiring dengan peningkatan trafik penerbangan di dalam negeri.

"Jangan sampai kalah dengan swasta. Saat ini mungkin baru Yogyakarta dan Bali, tetapi setelah pesawat datang, kita bisa buka ke Medan, Surabaya, dan kota-kota lainnya," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini