Garuda Pastikan Perluas Jaringan Penerbangan Umroh

Kamis , 20 Oct 2022, 17:43 WIB Reporter :Rahayu Subekti/ Redaktur : Ani Nursalikah
Ratusan Jamaah Umroh berada dalam pesawat Garuda untuk berangkat ke Tanah Suci di Bandara Juanda, Surabaya,Jawa Timur. Garuda Pastikan Perluas Jaringan Penerbangan Umroh
Ratusan Jamaah Umroh berada dalam pesawat Garuda untuk berangkat ke Tanah Suci di Bandara Juanda, Surabaya,Jawa Timur. Garuda Pastikan Perluas Jaringan Penerbangan Umroh

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Maskapai Garuda Indonesia memastikan akan memperluas jaringan rute penerbangan umroh. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan pemberangkatan penerbangan umroh nantinya tidak akan dari Jakarta saja. 

 

Terkait

"Kami ingin memaksimalkan penerbangan umroh ini dengan perluasan rute dari sejumlah kota besar," kata Irfan dalam konferensi pers, Kamis (20/10/2022). 

Baca Juga

Irfan menuturkan Garuda Indonesia akan melanjutkan penerbangan umroh dari Surabaya. Begitu juga penerbangan umroh dari kota besar lainnya, yakni Makassar menuju Jeddah. 

"Kami juga nantinya akan melanjutkan penerbangan umroh dari beberapa kota besar lainnya," kata Irfan. 

Dia menambahkan, Garuda juga tengah mengoptimalkan penerbangan umroh melalui program bundling. Saat ini, Garuda tengah membuka promosi paket penerbangan umroh singkat. 

"Kami mengembangkan fasilitas penerbangan umroh empat hari untuk melayani kebutuhan umroh dalam waktu singkat tanpa mengesampinhkan aturan ibadah," ucap Irfan. 

Dengan harga mulai Rp 24 juta-an, paket perjalanan umroh tersebut mencakup tiket penerbangan Garuda Indonesia rute Jakarta-Jeddah PP, visa umroh, dan akomodasi full board hotel selama dua malam di hotel bintang 4 (termasuk makan tiga kali sehari). Selain itu juga termasuk transportasi taksi Jeddah-Makkah PP, air zamzam lima liter, pembimbing ibadah, hingga asuransi perjalanan. 

Dia menuturkan, periode perjalanan paket perjalanan umroh tersebut akan disesuaikan dengan jadwal rute penerbangan Jakarta-Jeddah PP berangkat dari Jakarta setiap Kamis pukul 12.10 WIB. Lalu selanjutnya akan bertolak dari Jeddah pada Sabtu pukul 19.40 waktu setempat dan mendarat kembali di Jakarta pada Ahad pukul 09.10 WIB. 

"Ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin pergi beribadah ke Tanah Suci di sela aktivitas atau kesibukan yang padat," tutur Irfan. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini