Besaran Biaya Haji 2023 untuk Kemaslahatan Jamaah

Rabu , 25 Jan 2023, 04:42 WIB Reporter :S Bowo Pribadi/ Redaktur : Erdy Nasrul
Haji
Haji

IHRAM.CO.ID, SEMARANG--Pemerintah, melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI, telah mengusulkan ke Komisi VIII DPR skema Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1444/2023 yang lebih berkeadilan dengan komposisi 70 persen BPIH dan 30 persen nilai manfaat.

 

Terkait

Sehingga usulan BPIH tahun ini sebesar Rp 69.193.733,60, yakni 70 persen dari usulan rata- rata BPIH yang mencapai Rp 98.893.909,11.

Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Tengah, Prof H Imam Taufiq melihat usulan BPIH ini cukup rasional dan –menurutnya—bertujuan untuk kemaslahatan para jamaah haji.

Menurutnya, komponen yang diajukan pemerintah kepada DPR RI tidak hanya soal paket layanan haji, tetapi juga berkaitan dengan layanan akomodasi dan konsumsi jamaah di Mekkah dan Madinah serta transportasi jamaah selama di Arab Saudi.

“Usulan itu --sudah barang tentu—telah mendasarkan hasil kajian yang matang dari Kemenag RI dan untuk memastikan pelayanan ibadah haji tahun 2023 tetap berkualitas dan meningkat lebih baik,” jelasnya, di Semarang, Selasa (24/1).

Prof H Imam Taufiq juga menyampaikan, sarat utama orang berangkat untuk beribadah haji adalah istitha’ah dan saat ini Pemerintah sedang berikhtiar agar dimensi istitha’ah ini adalah pelayanan haji mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi dan lainnya tetap terjaga dan jadi lebih baik.

“Berhaji itu fadhal atau anugerah dari Allah dan kita melihat kebaikan BPIH ini tidak hanya akan meningkatkan layanan tetapi juga menjadi perwujudan istitha’ah jamaah haji dan wasilah kemabruran haji sesungguhnya,” tambah Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang ini.

Sebelumnya --saat pengukuhan PD IPHI Solo Raya (14/01)—Prof h Imm Taufiq mengapresiasi Pemerintah yang berhasil mengembalikan kuota haji Indonesia hingga normal.

Ia juga mengajak kepada umat Islam, khususnya warga IPHI Se Jawa Tengah, agar menyikapi dinamika usulan BPIH ini dengan wajar. Karena masih rumusan, usulan dan kalkulasi rasional yang ditawarkan pemerintah ke DPR.

“Maka kita tunggu bersama hasil yang menggembirakan bagi Pemerintah dan calon jamaah haji kita di tahun ini,” katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini