Jumat 22 Sep 2023 16:21 WIB

Bandara Internasional Laut Merah di Riyadh Mulai Beroperasi

Arsitektur Bandara Laut Merah terinspirasi oleh pemandangan luar bandara dari atas.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Bandara Internasional Laut Merah (RSIA) mulai beroperasi dengan mendaratnya penerbangan pertama Saudia pada Kamis pagi (21/9/2023).
Foto: Arab News
Bandara Internasional Laut Merah (RSIA) mulai beroperasi dengan mendaratnya penerbangan pertama Saudia pada Kamis pagi (21/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Bandara Internasional Laut Merah (RSIA) mulai beroperasi dengan mendaratnya penerbangan pertama Saudia pada Kamis pagi (21/9/2023).

Menurut Red Sea Global, dalam sebuah pernyataan, pengembang multi-proyek di balik destinasi pariwisata regeneratif paling ambisius di dunia, Laut Merah dan AMAALA, mengatakan penerbangan dari Bandara Internasional King Khalid di Riyadh akan tiba setiap Kamis dan Sabtu.

Baca Juga

Penerbangan menghubungkan kedua destinasi tersebut dalam waktu kurang dari dua hari. Artinya, penerbangan akan kembali ke ibu kota pada hari yang sama.

“Kami berjanji menjadikan bandara ini sebagai tempat di mana orang-orang dari seluruh dunia dapat merasakan budaya, keramahtamahan, dan alam Saudi yang terbaik. Kini, dengan penerbangan pertama mendarat di RSIA, dan resor pertama kami menerima pemesanan, posisi Arab Saudi di peta pariwisata global sudah terjamin,” kata CEO grup Red Sea Global, John Pagano dilansir dari Arab News, Jumat (22/9/2023).

 

Mulai hari ini, tambah pernyataan itu, penerbangan berangkat dari Riyadh setiap Kamis pukul 10.50 sebelum terbang kembali ke ibu kota setelah 165 menit. Ditambahkannya, penerbangan lainnya berangkat dari Riyadh setiap Sabtu pukul 12.50, dan penerbangan pulang pada pukul 15.35 dari bandara Laut Merah.

Terletak dalam jarak penerbangan delapan jam dari 85 persen populasi dunia, bandara ini akan berkembang untuk menyambut penerbangan internasional mulai tahun depan seiring dengan dibukanya resor fase satu tambahan.

“Dengan kedatangan penerbangan komersial pertama RSIA, tanggung jawab operasional daa International dimulai,” tambahnya

Dalam siaran persnya, Red Sea Global juga mengungkapkan merek baru untuk RSIA sehingga pengunjung dapat melihat merek tersebut diekspresikan di berbagai titik kontak, mulai dari terminal bandara dan seragam staf hingga kendaraan mobilitas listrik yang akan mengangkut penumpang dari udara ke darat.

“RSIA adalah pintu gerbang. Ini adalah kesan pertama yang dimiliki pengunjung, dan kenangan perpisahan mereka ketika mereka pergi. Merek ini mencerminkan kualitas keramahtamahan bintang lima yang akan dinikmati para tamu di seluruh destinasi,” tambah Pagano.

RSIA memiliki arsitektur unik. Perusahaan mencatat bentuk ikonik ini terinspirasi oleh pemandangan luar bandara dari atas. “Ini diciptakan untuk mengekspresikan kreativitas, kebaruan, dan kecanggihan merek dengan cara yang kontemporer dan berbeda,” katanya

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement