REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Sekitar 5.000 bus modern akan menjadi moda transportasi jamaah haji Arab ke berbagai tempat suci. Bus-bus tersebut mulai mengantarkan jamaah haji Arab ke Mina untuk Hari Tarwiyah.
Seperti dilansir Arab News, Ahad (13/10), Ketua Pembentukan Tawafa Nasional bagi Jamaah Haji dari Negara Arab, Faisal bin Muhammad Nouh mengatakan, rencana pengangkutan jamaah telah disiapkan beberapa hari yang lalu.
Anggota lembaga tersebut sekaligus pemandu haji Abdullah bin Hassan Ma'ajini mengatakan seluruh bus akan didampingi sebuah bengkel bergerak untuk mengantisipasi jika terjadi kerusakan. Ia menuturkan, jamaah haji Arab, termasuk 6.400 jamaah asal Kuwait juga diuntungkan dengan jaringan kereta api Mashaer. Bus akan melalui terowongan King Fahd dalam rute menuju Mina.
Pengaturan transportasi tersebut dibahas dalam pertemuan antara pihak berwenang tawafa dan petugas haji Sudan. Pertemuan itu juga dihadiri Kepala Misi Haji Sudan Al-Mutei Muhammah Ahmad dan pengawas sektor laut Osama Qatouah.
Ma’ajini menjelaskan, 500 bus tahun ini dialokasikan bagi jamaah haji Sudan. Sebanyak 25 ribu jamaah asal Sudan melaksanakan haji tahun ini.




