Kamis 04 Sep 2014 18:45 WIB

Dua Jamaah Berusia Lebih 100 Tahun Berhaji

Salah seorang jamaah haji lansia.
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang/ca
Salah seorang jamaah haji lansia.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR – Sebanyak dua orang jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan, yang berusia 100 tahun lebih berangkat berhaji ke Tanah Suci Makkah, Arab Saudi.

"Dua orang JCH itu tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 3 yang berjumlah 455 orang telah diberangkat hari ini," kata Kabid Pengelola Haji dan Umroh (PHU) Kanwil Kemenag Sulsel H Iskandar Fellang, seperti dikutip Antara, Kamis (4/9).

Dia mengatakan, meskipun usia kedua JCH itu sudah sangat lanjut, namun kondisi fisiknya diakui masih memungkinkan berhaji.

Berkaitan dengan hal itu, para lansia dan yang dinyatakan masuk dalam kategori risiko tinggi (resti) akan mendapatkan gelang khusus dari PPIH.

"Hal itu untuk memudahkan mengenal JCH yang masuk pada dua kategori itu untuk diberikan perhatian ekstra oleh petugas kesehatan dan haji," kata Iskandar.

Selain itu, masing-masing JCH juga dibekali masker dan sejumlah obat-obatan yang dapat dipergunakan di negara tujuan. Jamaah diminta terus menggunakan masker untuk mengantisipasi sebaran virus MERS dan Ebola.

Kedua jenis virus mematikan tersebut, menjadi ancaman bagi masyarakat yang berada di Timur Tengah, termasuk JCH asal Indonesia.

Sementara itu, dari 455 jamaah calon haji kloter 3, sebanyak 338 jamaah dari Kabupaten Wajo, 86 jamaah dari Kabupaten Palopo, dan 26 jamaah dari Kota Makassar. Para tamu Allah SWT itu bertolak ke Jeddah dengan menggunakan pesawat Garuda 1103.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement