Jareesh dan Maqshush, Panganan yang Dinobatkan Sebagai Hidangan Nasional Arab Saudi

Jumat , 13 Jan 2023, 16:46 WIB Reporter :Alkhaledi Kurnialam/ Redaktur : Ani Nursalikah
Maqshush dinobatkan sebagai makanan penutup nasional Arab Saudi. Jareesh dan Maqshush, Panganan yang Dinobatkan Sebagai Hidangan Nasional Arab Saudi
Maqshush dinobatkan sebagai makanan penutup nasional Arab Saudi. Jareesh dan Maqshush, Panganan yang Dinobatkan Sebagai Hidangan Nasional Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Komisi Seni Kuliner Saudi mengungkap hidangan gandum jareesh telah dipilih sebagai hidangan nasional Kerajaan pada Rabu (11/1/2023). Sementara maqshush dinobatkan sebagai makanan penutup nasional di negara tersebut.

 

Terkait

"Terbuat dari potongan kecil buckwheat pan, dengan taburan ghee, madu, sirup kurma atau gula, #Maqshush telah diumumkan sebagai Makanan Penutup Nasional Arab Saudi. Saat di luar dingin dan hujan, #Maqshush dengan mudah menjadi pilihan yang digemari di Arab Saudi," jelas Kementerian Kebudayaan Saudi di Twitter yang dikutip dari Arab News, Kamis (12/1/2023).

Baca Juga

Sementara jareesh berasal dari wilayah Utara. Panganan ini terbuat dari gandum yang dimasak perlahan dengan sayuran dan saus tomat. Tambahan daging domba bisa menjadi salah satu pilihan.

"#Jareesh, Hidangan Nasional Arab Saudi yang baru diumumkan, adalah hidangan gandum yang dibumbui dengan rempah-rempah aromatik. Meskipun setiap daerah di Kerajaan memiliki resep tradisionalnya sendiri, hidangan ikonik ini ada di hati setiap rumah tangga di Saudi," tulis kementerian.

Pekan ini, Komisi Seni Kuliner Saudi meluncurkan inisiatif Narasi Hidangan Nasional dan Regional dalam upaya untuk meningkatkan kehadiran warisan kuliner Saudi baik secara lokal maupun global. "Hidangan nasional kami, Jareesh dan Maqshush, menceritakan kisah unik yang berakar pada sejarah kuno kami dan keaslian warisan kami," jelas Komisi Seni Kuliner Saudi di Twitter.

Sementara akhir tahun ini, komisi itu juga akan mengidentifikasi hidangan yang paling mewakili 13 wilayah di Arab Saudi. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini