Sabtu 13 Sep 2014 05:00 WIB

Ini Curhat Para Jamaah Calhaj Khusus

Persiapan keberangkatan jamaah haji ke Tanah Suci Makkah.
Foto: Republika/Tahta Aidilla
Persiapan keberangkatan jamaah haji ke Tanah Suci Makkah.

Oleh Zaki Al Hamzah

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH-- Sebanyak 380 jamaah calon haji khusus atau kerap disebut ONH Plus telah tiba di Arab Saudi. Sejumlah jamaah calon haji khusus ini mengaku tidak mengalami hambatan saat tiba di Bandara Jeddah.

Salah satu jamaah calon haji khusus, Sholihin Yusuf, mengaku mendaftar lewat ONH Plus untuk mendampingi bapak kandung dan bapak mertua yang sudah sepuh. Bapak kandungnya, Sutarjo, sudah berusia 72 tahun, sedangkan bapak mertua, Sarji, berusia 73 tahun.

"Kalau mendaftar haji reguler, kasihan, bisa menanti lama," kata warga Jember yang mendaftar ONH di salah satu PIHK di Surabaya ini. Biaya yang harus dikeluarkan Sholihin adalah Rp 95 juta per jamaah.

Sholihin mengaku pernah beribadah haji pada tahun 2003 dan 2008. Saat berhaji bersama istri dan ibu kandung pada 2003, Sholihin mendaftar pada 2002. Sedangkan, saat berhaji tahun 2008, dia mendaftar tahun 2007.

"Masih menunggu setahun saja, beda dengan sekarang, daftar tahun ini, bisa berangkat haji pada tahun 2028 (14 tahun, red)," ujar Sholihin yang sehari-hari berprofesi sebagai mubaligh (dai) ini.

Salah satu jamaah calon haji khusus, Yusni Warhamdi, juga mengaku sengaja mendaftar OHN Plus karena faktor usia, yang mencapai 70 tahun. "Usia saya sudah 70 tahun. Kalau menunggu terlalu dengan mendaftar di haji reguler, belum tentu saya bisa berangkat haji dengan cepat," ujarnya.

Ia menuturkan, selain layanan pesawat, layanan lain bagi jamaah calon haji khusus di PIHK di Surabaya ini ada lokasi pemondokan yang dekat dengan Masjid Nabawi (Madinah) dan Masjidil Haram (Makkah).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement