Ahad 06 Sep 2015 20:08 WIB

23 Calhaj Sumbar Batal Berangkat

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Karta Raharja Ucu
Jamaah Haji
Foto: Republika/Tahta Aidilla
Jamaah Haji

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Meski sudah masuk dalam kuota haji 2015, 23 calon jamaah haji (calhaj) asal Sumatra Barat (Sumbar), batal berangkat ke Tanah Suci. Ke-23 calhaj itu batal berangkat karena wafat dan sakit.

"Mereka tidak jadi berangkat tahun ini, karena berbagai sebab," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sumbar, Salman K Memed, Ahad (6/9).

Ia menjelaskan, sejumlah calhaj yang sakit memang meminta diundur keberangkatannya ke tahun depan. Namun, lanjutnya, ada calhaj yang sengaja mengundur keberangkatannya karena keluarga terdekatnya sakit.

"Ada juga yang karena keluarganya sakit. Jadi dia tak bisa berangkat," ujarnya.

Salman menuturkan, calhaj tersebut berasal dari berbagai daerah di Sumatra Barat, seperti lima calhaj dari Kota Payakumbuh, empat calhaj dari Padang, dua calhaj dari Kabupaten Dharmasraya, tiga calhaj dari Kabupaten Pasaman Barat, tiga calhaj dari Kabupaten Agam, tiga calhaj dari Kabupaten Sijunjung, satu calhaj dari Kabupaten Pasaman, satu calhaj dari Kabupaten Padang Pariaman, serta satu calhaj dari Kabupaten Limapuluh Kota.

Sebelumnya, Embarkasi Padang, Sumatra Barat memberangkatkan sebanyak 4.937 calhaj ke Tanah Suci. Mereka terdiri dari, 4.882 calhaj dan 55 orang petugas haji.

Sementara itu, Kasubag Humas Kanwil Kemenag Sumatra Barat, M Rifki menuturkan, sebanyak 4.937 calhaj terbagi menjadi 11 kelompok terbang (kloter). Sekitar 1.365 calhaj dan petugas haji, berasal dari Provinsi Bengkulu. Calhaj asal Bengkulu yang berangkat melalui Embarkasi Padang masuk dalam kloter tujuh hingga sembilan.

"Ada dua orang jemaah Bengkulu yang berangkat bersama kloter 11," kata Rifki menambahkan.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement