Senin 14 Sep 2015 15:36 WIB

Tarekat Syattariyah Sumbar Tetapkan Idul Adha pada 25 September

Rep: Umi Nur Fadilah/ Red: Bilal Ramadhan
Jamaah Tarekat Syattariyah di Sumatera Barat.
Foto: Antara
Jamaah Tarekat Syattariyah di Sumatera Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG PARIAMAN -- Jamaah Tarekat Syattariyah di Sumatra Barat akan merayakan hari raya kurban pada Jumat, 25 September 2015. Waktu tersebut berselisih sehari setelah waktu yang ditetapkan pemerintah pada Kamis, 24 September 2015.

"Idul Adha 1436 Hijriyah jatuhnya pada Jumat, 25 September," kata Qhadi (Imam) Ulakan, Tuanku Ali Imran, Senin (14/9).

Ia menjelaskan, perhitungan hari raya kurban dilakukan melalui hisab takwim khamsiah yang telah diajarkan secara turun-temurun dari ulama-ulama terdahulu, tanpa melihat hilal. Perhitungan, ia mengatakan, diambil dari awal tahun dan awal bulan.

Menurutnya, awal tahun hurufnya thaal sementara awal bulan hurufnya jim. Thaal angkanya empat dan jim angkanya tiga, awal Dzulhijjah dijumlahkan, artinya empat tambah tiga. Dan dihitung dari Kamis hingga tujuh hari kemudian. Awal Dzulhijjah jatuh pada Rabu, 16 September, sehingga 10 Dzulhijjah pada Jumat, 25 September.

Tuanku Ali mengatakan, shalat Idul Adha jamaah Syattariyah akan dipusatkan di Padang Pariaman, di kawasan makam dan Masjid Syekh Burhanuddin di Kecamatan Ulakan Tapakis. Setelah shalat, ia melanjutkan, langsung dilakukan penyembelihan hewan kurban.

"Yang kurban belum pasti, tapi ratusan seluruh (surau yang tersebar di) Ulakan," ujar dia.

Jamaah Syattariyah di Sumatra Barat tersebar di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Pesisir Selatan, Sijunjung, Batusangkar, Solok dan Kota Padang. Selain di Padang Pariaman, shalat Idul Adha juga dilakukan di surau-surau, seperti di Kota Padang, yakni di kawasan Padangsarai dan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan Idul Adha 1436 H jatuh pada Kamis, 24 September 2015. Mayoritas umat Islam di Indonesia merayakan hari raya kurban pada tanggal tersebut, sedangkan Muhammadiyah yang merujuk pada metode hisab, pada 23 September 2015.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement